Share

Rekrutmen Petugas Pembimbing Haji 2023 Dibuka Lebih Awal pada Awal Januari 2023, Minat?

Widya Michella, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 398 2718005 rekrutmen-petugas-pembimbing-haji-2023-dibuka-lebih-awal-pada-awal-januari-2023-minat-AMQRTIVZAb.jpg Direktur Bina Haji Kemenag Arsjad Hidayat. (Foto: Kemenag)

JAKARTA - Kemenag akan membuka rekrutmen petugas pembimbing ibadah haji 2023/1444H lebih awal. Rekrutmen petugas akan dilakukan lebih dahulu pada awal Januari 2023 mendatang.

"Rekrutmen petugas pembimbing ibadah akan dilakukan lebih awal. Harapannya mereka yang terpilih bisa langsung berkolaborasi dengan jemaah yang akan berangkat untuk memberikan bimbingan manasik,"kata Direktur Bina Haji Kemenag, Arsad Hidayat dikutip dari laman resmi Ditjen PHU Kemenag, Rabu (30/11/2022).

Bimbingan manasik ke depan, kata dia, akan diorientasikan guna menciptakan jamaah mandiri. Untuk itu, seluruh proses dan aktivitas bimbingan manasik harus berorientasi pada kemandirian jamaah.

"Semua jamaah yang dibimbing harus mandiri. Ini antara lain bisa dilakukan dengan membekali tentang cara dan tips mudah beribadah di Masjidil Haram dan Nabawi. Termasuk juga tips jika jamaah mengalami salah arah pulang, penggunaan sarana prasarana hotel, dan lainnya,"kata Arsad.

"Jadi jamaah harus dibekali sejak awal. Jangan kondisikan jemaah terus memiliki ketergantungan,"ujarnya.

Dia melanjutkan, bimbingan manasik sangat penting karena yang memberikan pilihan-pilihan pelaksanaan ibadah sesuai kondisi jamaah. Sehingga, jamaah dapat memahami pilihan yang tersedia dan dapat menjalankan ibadah sesuai kondisi fisiknya.

"Ini penting agar jamaah tidak terpaksa atau dipaksa beribadah yang tidak sesuai kondisi fisiknya. Tapi jamaah bisa memanfaatkan pilihan ibadah yang dibenarkan dan sesuai fisiknya,"tutur dia.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara terkaiy kuota, Arsad menginformasikan bahwa pada 9 Januari 2023, akan dilakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dengan demikian ia berharap kuota haji Indonesia akan kembali normal ke 221 ribu.

"Insya Allah pada 9 Januari 2023, ada penandatanganan MoU. Saat itu, akan ditandatangani juga seluruh kontrak layanan, akomodasi, transportasi, katering, dan layanan jamaah haji di Masyair,"tutur dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini