Share

Kemenkes Tegaskan Vaksin Meningitis Tidak Wajib untuk Umrah, Begini Respons Kemenag

Widya Michella, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 398 2707709 kemenkes-tegaskan-vaksin-meningitis-tidak-wajib-untuk-umrah-begini-respons-kemenag-LVrKamwFMO.jpg Ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) merespon terkait surat edaran (SE) Kemenkes RI bernomor Hk.02.02/C.I/9325/2022 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Bagi Jamaah Haji Dan Umrah yang dikeluarkan pada 11 November 2022 lalu. Menurutnya langkah Kemenkes tepat dalam menindaklanjuti aturan di Arab Saudi.

"Alhamdulillah Kemenkes sudah menindaklanjuti Kebijakan Saudi terbaru. Sesuai dengan KMA Nomor 1332 Tahun 2021 bahwa berkaitan dengan ketentuan kesehatan di Saudi jamaah umrah mengikuti aturan Saudi dan ketika di Indonesia mengikuti aturan Indonesia," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ditjen PHU Kemenag, Nur Arifin kepada MNC Portal.

"Kemenkes yang memiliki otoritas untuk membuat aturan kesehatan, Alhamdulillah sudah menyesuaikam dengan aturan Saudi,"tuturnya.

Dirinya menjelaskan, Kemenag hanya berperan sebagai koordinator penyelenggaraan umrah. Dengan demikian hal-hal yang berkaitan dengan keimigrasian, Kemenag hanya cukup mengkoordinasikannya dengan Kemenkumham sesuai tugas dan fungsinya.

Jika berkaitan dengan maskapai penerbangan, maka Kemenag akan berkoordinasi denhan Kementerian Perhubungan. Begitupun berkaitan dengan kesehatan, Kemenag berkoordinasi dengan Kemenkes.

"Karena Kemenag tidak memiliki kewenangan untuk membuat aturan tentang imigrasi, tentang penerbangan, tentang kesehatan dan sebagainya,"ujarnya.

Dia menjelaskan, sejak Arab Saudi menyampaikan bahwa jamaah umrah tidak perlu suntik vaksin meningitis, Kemenag telah berkali-kali berkoordinasi dengan Kemenkes agar menyesuaikan aturan kesehatan untuk jamaah umrah sesuai kebijakan Saudi.

"Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 1332 Tahun 2021 antara lain menyatakan bahwa berkaitan dengan kesehatan di Indonesia jamaah umrah harus mengikuti ketentuan Kemenkes RI. Sedangkan berkaitan dengan kesehatan selama di Saudi jamaah umrah harus mengikuti ketentuan Saudi," kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini