Share

Konjen RI Jeddah Sambut Baik Penegasan Vaksin Meningitis Tak Wajib Bagi Jamaah Umrah

Widya Michella, Jurnalis · Rabu 09 November 2022 06:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 398 2703697 konjen-ri-jeddah-sambut-baik-penegasan-vaksin-meningitis-tak-wajib-bagi-jamaah-umrah-74LNYg1td8.jpg Jamaah umrah Indonesia. (Foto: Antara)

JAKARTA – Penegasan Arab Saudi mengenai syarat vaksin Meningitis bagi jamaah umrah yang disampaikan melalui surat resmi Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta direspon positif oleh Konsulat Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Duta Besar Eko Hartono. Dia berharap pemerintah surat itu menjadi pertimbangan pemerintah untuk menerapkan aturan bagi jamaah umrah.

"Semoga demikian, kami ikut senang dengarnya,"ujar Eko kepada MNC Portal, Selasa (8/11/2022).

Dia berharap pengumuman yang dikeluarkan Arab Saudi pada 13 Rabiul Awal atau bertepatan dengan 8 November 2022 ini dapat menjadi dasar Pemerintah Indonesia untuk tak lagi mewajibkan vaksin Meningitis bagi jamaah umrah yang hendak berangkat ke tanah suci.

"Semoga itu menjadi dasar pemri kita untuk tidak wajibkan meningitis,"kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa vaksin Meningitis tidak diwajibkan bagi jamaah umrah.

Surat yang ditandatangani oleh Bagian Konsuler Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) di Jakarta itu memberitahukan bahwa kedutaan telah menerima telegram dari otoritas yang berwenang di Kerajaan Arab Saudi yang menyatakan bahwa vaksin Meningitis hanya wajib bagi jamaah yang datang dengan visa haji, dan tidak diwajibkan bagi jamaah umrah.

Alhamdulillah kabar baik dari kedutaan besar Saudi Arabia (KBSA) yang merilis edaran terkait kebijakan vaksin meningitis tidak wajib bagi yang datang dengan visa umrah," demikian disampaikan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Selasa.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Farid Aljawi menyambut baik pengumuman tersebut. Dia berharap pihak terkait dapat menghormati surat tertulis yang telah dikeluarkan Arab Saudi itu.

"Kami berharap para stakeholder maupun pihak terkait dengan penyelenggaraan umrah di negeri ini bisa menerima dan menghormati kebijakan pemerintah Saudi atas syarat vaksin meningitis yang tidak wajib bagi mereka yang datang ke Saudi dengan visa umrah," ujar Farid.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini