Share

Vaksin Meningitis Syarat Wajib Umrah, Wapres Minta Kemenkes Sesuaikan dengan Aturan Arab Saudi

Widya Michella, Jurnalis · Selasa 01 November 2022 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 398 2698778 vaksin-meningitis-syarat-wajib-umrah-wapres-minta-kemenkes-sesuaikan-dengan-aturan-arab-saudi-qaheewedGq.jpg Ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA - Arab Saudi menegaskan bahwa vaksin meningitis masih menjadi syarat wajib bagi jamaah Haji dan Umrah Indonesia yang ingin beribadah ke Tanah Suci. Untuk itu,Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta Kementerian Kesehatan agar dapat menyesuaikan aturan tersebut.

“Sebaiknya (vaksin) meningitis tidak menjadi kewajiban. Saya minta nanti dari pihak Kementerian Kesehatan mengklarifikasi soal itu,” pinta Wapres usai menghadiri acara di Masjid At-Thohir,

Dia menuturkan bahwa kewajiban vaksin meningitis dulunya memang diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi, baik untuk jamaah umrah maupun haji. Sehingga menurutnya saat Saudi tidak lagi mewajibkan, maka aturan di Indonesia juga semestinya menyesuaikan.

“Kalau Saudi sudah tidak mewajibkan, saya kira memang tidak ada kewajiban (vaksin) meningitis,” tegasnya lagi.

Menurut Wapres, Menteri Saudi juga mengatakan hal yang sama saat bertemu dirinya beberapa waktu lalu bahwa vaksin meningitis memang sudah tidak wajib.

“Nah, nanti saya kira pemerintah harus menyesuaikan saja. Tidak harus wajib. Karena itu supaya dicek. Kemarin (saat) ketemu saya, Menteri Hajinya bilang begitu, tidak akan ada syarat ini, tidak perlu ini dan itu,” urainya.

Wapres melanjutkan, untuk pengurusan visa pun dipermudah, termasuk jamaah umrah tidak hanya berkunjung ke Makkah dan Madinah, tetapi juga diizinkan berkunjung ke tempat-tempat lain di seluruh Saudi.

“Jamaah umrah bisa pergi ke mana saja, tidak hanya ke Makkah-Madinah, tapi ke Thaif (misalnya), (atau) bisa ke daerah-daerah lain, kemana saja bisa. Itu artinya sudah ada kelonggaran,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini