Share

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Wajib Jamaah Umrah, Kemenag Koordinasi dengan Kemenkes

Fayha Afanin Ramadhanti, Jurnalis · Senin 31 Oktober 2022 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 398 2697762 vaksin-meningitis-jadi-syarat-wajib-jamaah-umrah-kemenag-koordinasi-dengan-kemenkes-Gl9h95oemw.jpg Vaksin Meningitis Jadi Syarat Wajib Umrah (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) perihal kebutuhan vaksin meningitis bagi calon jamaah umrah asal Indonesia.

Sebab, vaksin meningitis menjadi persyaratan utama dan juga wajib bagi para jamaah umrah asal Indonesia. Sementara vaksin Covid-19 tidak menjadi syarat. Hal ini ditetapkan oleh Otoritas kesehatan Arab Saudi.

"Otoritas kesehatan Arab Saudi mewajibkan vaksinasi meningitis. Semua jamaah umrah yang datang dari Indonesia dibebaskan dari vaksinasi Covid-19," tulis keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

BACA JUGA: Arab Saudi Tetap Wajibkan Vaksin Meningitis Bagi Jamaah Umrah, Ini Respons Kemenag 

Menanggapi hal ini, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemnterian Agama (Kemenag) Nur Arifin mengatakan, Kemenag akan terus berkoordinasi dengan Kemenkes untuk menyediakan vaksin meningitis.

"Kami terus koordinasi dengan Kemenkes dan dijanjikan untuk dicukupi kebutuhan vaksin meningitis," kata Nur saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Senin (31/10/2022).

Nur menambahkan, hingga saat ini stok vaksin meningitis masih tersedia. Nantinya stok vaksin meningitis akan terus ditambah seiring perjalanan jamaah umrah asal Indonesia ke Arab Saudi.

"Masih (tersedia) dan terus ditanbah," jelas Nur.

 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, otoritas pemerintah Arab Saudi menyebutkan ada kesalahan atau kesimpangsiuran yang diungkapkan Menteri Haji dan Umrah Saudi di Jakarta.

"Ada kesimpangsiuran soal pernyataan pers Menteri Haji dan Umrah Saudi dalam konferensi dengan Menteri Agama tentang vaksin. Dipastikan vaksin meningitis tetap wajib, hanya vaksin Covid-19 yang dibatalkan," tulis pernyataan tersebut.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief pernah bilang, animo masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah sangat besar dan terus meningkat. Dalam dua bulan terakhir, lebih dari 200 ribu jamaah Indonesia yang berangkat umrah.

Namun demikian, saat ini penyelenggaraan umrah dihadapkan pada kondisi kelangkaan vaksin meningitis. Padahal, regulasi Kementerian Kesehatan masih mengharuskan jamaah yang akan melakukan perjalanan luar negeri harus mendapat vaksin meningitis terlebih dahulu.

“Regulasi dari Kemenkes, sampai saat ini masih sama. Para jamaah dan PPIU tetap diminta untuk menaati regulasi yang ada tentang vaksin meningitis,” kata Hilman Latief di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

“Merespon kelangkaan vaksin meningitis saat ini, dibutuhkan win win solution dari pemerintah dan pelaku usaha agar tidak menimbulkan kegagalan jamaah berangkat umrah,” sambungnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini