Share

Arab Saudi Luncurkan Aplikasi 'Nusuk', Asosiasi Umrah Minta Hak Istimewa

Widya Michella, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2022 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 398 2695458 arab-saudi-luncurkan-aplikasi-nusuk-asosiasi-umrah-minta-hak-istimewa-314kdjI53S.jpg Asosiasi umrah minta hak istimewa usai Arab Saudi luncurkan aplikasi 'Nusuk' (Foto: MPI)

JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi telah meluncurkan platform elektronik bernama 'Nusuk' untuk memberikan kemudahan dalam akses layanan umrah.

Merespon hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M Nur mengatakan pihaknya mengakui platform tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah travel umrah. Hal ini dikarenakan mereka berpotensi kehilangan calon jamaah umrah.

Baca juga: Permudah Layanan Umrah, Arab Saudi Luncurkan Platform 'Nusuk' Jamin Visa Keluar Kurang dari 24 Jam

"Tentu bagi kami sebagai penyelengga ini menjadi tantangan tersendiri karena ada potensi untuk loss,"ujar Firman saat ditemui wartawan di Asrama Haji Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Umrah dan Haji Bebas Vaksin Meningitis, AMPHURI Minta Kedubes Arab Saudi Keluarkan Surat Resmi

Lebih lanjut, munculnya platform itu, kata Firman menunjukkan adanya semangat yang sama guna meningkatkan jumlah dalam bisnis umrah. Namun dia berharap pemerintah Arab Saudi dapat memberikan privilege atau hak istimewa kepada bagi PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) di Indonesia.

"Tentu kami sebagai penyelenggara b to b, kita minta ke Menteri Haji untuk memberikan privilege khusus kepada PPIU Indonesia. Karena kitalah yang selama ini telah mengembangkan market-nya sampai 1,4 juta selama satu tahun," lanjutnya.

"Kita harap kita tetap dijaga, dilindungi, bahkan di-support dengan beberapa privilige dan kemudahan-kemudahan lainnya," tuturnya.

Selain itu, Firman memastikan bahwa tidak semua orang suka melakukan perjalanan ibadah sendiri. Walaupun Arab Saudi memberikan kemudahan untuk berangkat umrah mandiri ke tanah suci.

"Ibadah (membutuhkan) hati dan kesempurnaan. Kesempurnaan itu adalah bagaimana ibadah umrah ini sesuai dengan syarat dan rukunnya," ujarnya.

Apalagi, menurut dia, sebuah kesempurnaan ibadah, memerlukan sebuah bimbingan. Hal ini berbeda dengan dengan perjalanan wisata.

"Dan itu hanya bisa diambil di peran, dibimbing oleh PPIU. Nah kita harapkan ini juga kita lebih tingkatkan lebih dalam lagi," tambahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini