Share

Umrah dan Haji Bebas Vaksin Meningitis, AMPHURI Minta Kedubes Arab Saudi Keluarkan Surat Resmi

Widya Michella, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2022 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 398 2695445 umrah-dan-haji-bebas-vaksin-meningitis-amphuri-minta-kedubes-arab-saudi-keluarkan-surat-resmi-Wt7M2a1N0Q.jpg Ketua AMPHURI Firman M. Nur/Foto: Widya Michella

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M Nur menanggapi ihwal dibebaskannya vaksin Meningitis oleh pemerintah Arab Saudi. Menurutnya hal ini membawa kabar gembira bagi bisnis umrah di Indonesia.

"Pernyataan resmi dari Saudi Arabia membuka diri untuk menunggu kedatangan jamaah dan pariwisata. Untuk itu mereka membatalkan atau menghapus beberapa persyaratannya yang urgensi salah satu yang menjadi kabar bahagia dihilangkannya kewajiban vaksinasi, meningitis," ujar Firman saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

 BACA JUGA:Soal Isu Reshuffle, Surya Paloh: Kalau Disuruh Minggir, Kita Akan Menghormati Itu

Namun, hal tersebut masih menjadi polemik di Indonesia, sebab Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginginkan agar ketentuan tersebut tertuang dalam surat resmi yang dikeluarkan langsung dari Arab Saudi.

Sehingga AMPHURI, saat berkesempatan bertemu dengan Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fawzan Muhammed Alrabiah pada 24 Oktober lalu, meminta penegasan berupa surat resmi atau official letter terkait penghapusan syarat-syarat kesehatan di Arab Saudi.

 BACA JUGA:Belasan Pelajar MTs di Pesanggrahan Keracunan Jajanan Spageti, Alami Pusing-Muntah

"Alhamdulillah tanggal 24 sorenya, saya selaku ketua umum AMPHURI dapat bertemu dengan Menteri haji dan saya kembali menegaskan tentang hal ini bahkan meminta official letter," tuturnya.

"Luar biasa respons positif dari beliau. Beliau meminta AMPHURI bersurat ke kedutaan untuk juga dijawab dengan surat secara official dan itu menjadi regulasi. Insya Allah AMPHURI sudah bersurat kepada kedutaan dan akan dikeluarkan surat resmi dalam bentuk official letter oleh Kedutaan Saudi Arabia sehingga di Indonesia tidak menjadi polemik," ujarnya.

Dengan demikian, dia berharap kelangkaan vaksin meningitis tidak menyebabkan tertundanya ribuan jamaah umrah Indonesia untuk berangkat ke tanah suci kedepan.

"Jadi ada hal yang selama ini memberatkan jamaah, yang selalu menjadi polemik diskusi dari jamaah baik tentang kehalalannya, kesehatannya, segala macam sudah tidak diwajibkan ini menjadi hal yang positif," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini