Share

Permudah Layanan Umrah, Arab Saudi Luncurkan Platform 'Nusuk' Jamin Visa Keluar Kurang dari 24 Jam

Widya Michella, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2022 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 398 2693631 permudah-layanan-umrah-arab-saudi-luncurkan-platform-nusuk-jamin-visa-keluar-kurang-dari-24-jam-LC3mFLlJbs.jpg Pemerintah Arab Saudi meluncurkan platform 'Nusuk' untuk mempermudah layanan ibadah umrah (Foto: MPI)

JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi telah meluncurkan platform guna memberikan kemudahan dalam akses layanan umrah bernama 'Nusuk'.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah mengatakan dengan aplikasi ini, setiap orang bisa memilih paket yang ada bahkan platform tersebut menjamin penerbitan visa tak lebih dari 24 jam.

"Kami telah melaunching platform namanya nusuk dari situ setiap orang bisa melihat dan memilih paket-paket umrah yang akan diambil. Visa akan keluar tidak lebih dari 24 jam,"ujar Menteri Tawfiq dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2022).

 Baca juga: Arab Saudi Hapus Syarat Mahram Bagi Jamaah Perempuan saat Ibadah Umrah

Selain itu, pihaknya juga telah menghapus syarat makhram. Kini semua orang dapat melakukan umrah sendiri tanpa makhramnya masing-masing.

Baca juga:  Arab Saudi Tak Lagi Wajibkan Vaksin Meningitis Jadi Syarat Ibadah Umrah, Termasuk Batasan Umur

"Kami juga telah membatalkan kewajiban harus ada makhram di dalam perjalanan umrah. Dan ini adalah bagian dari proses yang kami lakukan untuk menyambut seluruh jamaah umrah dari Indonesia,"ujar Tawfiq.

Kemudian, Pemerintah Arab Saudi lanjutnya juga telah memperpanjang masa berlaku visa umrah hingga 90 hari. Visa umrah tersebut juga dapat digunakan untuk mengunjungi seluruh wilayah Saudi, tidak hanya untuk ke Makkah dan Madinah saja.

Follow Berita Okezone di Google News

"Siapa saja yang datang dengan tujuan umrah diperbolehkan juga untuk mengunjungi tempat-tempat yang ada di Arab Saudi selain Makkah dan madinah," tuturnya.

Disinggung soal syarat vaksin meningitis, Menteri Haji Tawfiq menegaskan bahwa tidak ada persyaratan kesehatan apa pun bagi jamaah umrah.

"Tidak ada syarat kesehatan dan tidak ada syarat umur," tegas Tawfiq.

Pada kesempatan itu, turut hadir Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas yang menyampaikan pertemuannya kali ini turut membahas penambahan kuota haji 1444H, peningkatan layanan haji terhadap jamaah perempuan dan kemudahan visa umrah bagi jamaah umrah Indonesia.

"Siang hari ini, kami kedatangan tamu istimewa, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. Kami memperbincangkan beberapa hal terkait perhajian, mulai dari kuota haji, bagaimana peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji perempuan karena jumlahnya lebih banyak, termasuk bagaimana Indonesia diberi kemudahan oleh Pemerintah Arab Saudi dalam mengurus haji dan umrah,"kata dia.

Gus Yaqut turut mengapresiasi diperpanjangnya masa berlaku visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari. Menurutnya hal ini dapat memberikan kemudahan bagi seluruh umat Islam di Indonesia yang hendak melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci itu.

"Ini saya kira berita dan informasi yang sangat menggembirakan terutama kepada kaum muslimin dan muslimat yang berkeinginan untuk bisa datang ke Tanah Suci," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini