Share

Arab Saudi Tak Lagi Wajibkan Vaksin Meningitis Jadi Syarat Ibadah Umrah, Termasuk Batasan Umur

Widya Michella, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2022 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 398 2693489 arab-saudi-tak-lagi-wajibkan-vaksin-meningitis-jadi-syarat-ibadah-umrah-termasuk-batasan-umur-22gQurgzX6.jpg Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi tak lagi syaratkan vaksin mengitis untuk ibadah umrah (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi tegaskan vaksin meningitis kini tak jadi syarat pelaksanaan ibadah umrah ke tanah suci.

"Yang terkait tentang jamaah umrah, tidak ada ikatan dengan syarat-syarat kesehatan, tidak ada juga yang terkait dengan umur. Semua diterima untuk bisa datang ke Arab Saudi,"kata Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah saat jumpa pers di Kementerian Agama, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (24/10/2022).

Baca juga:  Visa Umrah Kini Berlaku Selama 90 Hari, Tidak Ada Batasan Umur dan Syarat Kesehatan

Selain syarat kesehatan, batasan umur dan syarat makhram juga tak menjadi persoalan. Menurutnya Kerajaan Arab Saudi membuka kesempatan seluas-luasnya dalam pelaksanaan ibadah umrah tahun ini.

Baca juga:  Menag Buka-bukaan soal Syarat hingga Kuota Haji 2023

"Tidak ada batasan jumlah jamaah umrah sekian satu tahun sama sekali, tidak ada batasan. Kemudian tidak ada juga batasan terkait umur jadi semua diterima. Tidak ada syarat makhram juga untuk umrah,"ujarnya.

Secara terpisah, Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief menyambut baik adanya berbagai kelonggaran dari pemerintah kerajaan Arab Saudi.

Terkait vaksin meningitis,Hilman mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kementerian kesehatan (Kemenkes). Dirinya berharap Kemenkes dapat menyesuaikan keharusan Vaksin Meningitis bagi calon jamaah umrah di indonesia.

"Aturan yang lamanya kan belum dicabut tapi tadi kita mendengarkan angin segarnya kalau dalam waktu dekat itu ada keterangan resmi tertulis dan menjadi landasan mengenai vaksin meningitis. Insya Allah saya kira Kementerian Kesehatan juga akan banyak melakukan penyesuaian,"tuturnya.

Selain itu, Kemenag, lanjut nya akan mengeluarkan aturan atau panduan dalam ibadah umrah 1444H.

"Kami juga koordinasi dengan unit di bawah Kementerian terkait agar juga bisa mengeluarkan aturan yang pasti yang berkekuatan hukum untuk umrah 1444 H," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini