Share

Kisah Pilu Samin, Uang Tabungan Puluhan Juta Rupiah Dimakan Rayap Padahal untuk Daftar Haji

Fayha Afanin Ramadhanti, Jurnalis · Kamis 15 September 2022 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 393 2667908 kisah-pilu-samin-uang-tabungan-puluhan-juta-rupiah-dimakan-rayap-padahal-untuk-daftar-haji-MN41vOCV3o.png Kisah Pilu Samin Uang Puluhan Juta Rupiah Miliknya Dimakan Rayap (Foto: Antara)

SOLO - Kisah pilu Samin, uang tabungan puluhan juta Rupiah dimakan rayap padahal untuk daftar haji. Samin merupakan penjaga sekolah di SDN Lojiwetan Solo.

Uang puluhan juta Rupiah miliknya yang ditabung dalam celengan selama sekitar 2,5 tahun rusak dimakan rayap.

"Awalnya saya punya keinginan daftar haji sama istri dan anak-anak, dapat rezeki sedikit demi sedikit saya masukkan ke kaleng. Itu tabungan sejak sebelum pandemi Covid-19," kata penjaga SDN Lojiwetan Solo Samin di Solo seperti dilansir Antara, Selasa 13 September 2022.

BACA JUGA: 5 Fakta Uang Puluhan Juta Rupiah Milik Samin Dimakan Rayap, Tak Bisa Diganti BI 

Samin bercerita, sejak tiga hari lalu memiliki firasat buruk terkait uang yang ditabungnya. Oleh karena itu, Samin meminta istrinya untuk segera membuka dan menghitung hasil tabungan.

Pada Selasa pagi, istrinya akan membuka celengan. Namun, saat akan dibuka justru muncul rayap dari dalam celengan.

Oleh Samin, celengan langsung dibuka dan dilihatnya berlembar-lembar uang pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 sudah rusak dimakan rayap.

"Saya kebetulan punya celengan dua, yang satu masih utuh, karena celengan baru. Kalau yang rusak ini celengan lama, tapi karena sudah penuh saya pakai celengan yang baru. Kalau yang satu isinya sebesar Rp49,8 juta, kemungkinan celengan yang rusak ini lebih dari itu, karena lebih banyak isinya," katanya.

Dia mengatakan uang tabungan tersebut berasal dari hasil jualan istrinya di kantin sekolah. Selain itu, setiap memperoleh rezeki selalu disisihkan sebagian untuk ditabung.

"Kadang-kadang dapat Rp100-Rp200 ribu, setiap bulan bapak ibu guru ngasih Rp300 ribu dari saya membuatkan teh, saya masukkan di situ. Ibunya jualan, ada lebihan ya dimasukkan di situ," katanya.

Akibat dari kejadian tersebut, dia melaporkan kepada Bank Indonesia (BI) dan berharap memperoleh uang pengganti dari uang yang rusak.

 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Surakarta Nugroho Joko Prastowo mengatakan BI akan mengganti uang yang rusak selama memenuhi syarat, salah satunya ukuran uang rusak minimum 2/3 dari ukuran penuh.

Menurut dia, uang yang hilang karena dimakan rayap tidak bisa ganti, namun jika uang rusak akibat dimakan rayap masih bisa diganti selama memenuhi syarat.

"Kenapa begitu, karena kalau minimum setengahnya bisa jadi malah terjadi dobel klaim. Selanjutnya, kalau uang sudah terpisah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun lembaran demi lembaran apakah uang ini masih berukuran 2/3 atau tidak. Tugas beratnya adalah menyusun lembaran-lembaran kecil yang terpisah," katanya.

Selain itu, lanjutnya, yang menyusun uang harus pemilik, karena yang menabung dari awal. "Tidak kami lakukan, karena nanti pasti ada selisih dari waktu awal, jadi yang bersangkutan saja yang menyusun. Yang sudah disusun dibawa ke BI, selanjutnya kami cek dan tukar yang baru (selama memenuhi syarat)," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini