Share

Bertemu Dubes Kerajaan Arab Saudi, Menag: Presiden Jokowi Tanya Penambahan Kuota Haji 2023

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 12 September 2022 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 398 2665830 bertemu-dubes-kerajaan-arab-saudi-menag-presiden-jokowi-tanya-penambahan-kuota-haji-2023-avgNqudHH8.jpg Bertemu Dubes Kerajaan Arab Saudi, Menag: Presiden Jokowi Tanya Penambahan Kuota Haji 2023 (Foto: Kemenag)

JAKARTA - Indonesia dan Arab Saudi akan membahas kuota haji 2023. Hal ini akan dibahas setelah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Taqafi.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat ini untuk membahas persiapan kunjungan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah.

Menurut rencana kunjungan kali pertama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah ke Indonesia ini pada 23 Oktober 2022.

"Saya ingin mengajak kita bersama-sama menyukseskan kunjungan Menteri Haji dan Umrah ke Indonesia. Saya sangat konsen dengan rencana kedatangan Menteri Haji dan Umrah, karena ini kunjungan pertamanya secara resmi ke Indonesia," ujar Syekh Essam bin Abed Al-Taqafi, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Haji 2023, Menag Ajukan Penambahan Kuota hingga 100 Persen

Pihaknya mengharapkan kedatangan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi ini mendapat sambutan yang istimewa serta berjalan dengan baik dan tentunya kunjungan ini akan membahas penambahan kuota jamaah haji Indonesia.

"Kunjungan Menteri Haji dan Umrah ke Indonesia ini tentu akan membuat cemburu negara Islam lainnya," sambungnya.

 

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam pertemuan tersebut mengatakan Kemenag akan secara maksimal mempersiapkan kunjungan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi ke Indonesia.

"Di sini hadir Sekjen Kemenag dan Staf Khusus yang nantinya akan mempersiapkan penyambutan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi ke Indonesia sebagaimana kami menyambut Menteri Urusan Islam beberapa waktu lalu. Dan kami juga akan meneruskan surat permohonan untuk bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungan Menteri Haji dan Umrah," kata Menag.

Disampaikan Menag, pertemuan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dengan Presiden Joko Widodo masih tentatif dan menunggu kepastian dari Sekretariat Negara. Menag menambahkan saat melaporkan pelaksanaan ibadah haji kepada Presiden baru-baru ini, Presiden juga sempat menanyakan soal penambahan kuota haji.

"Presiden menanyakan apakah penambahan kuota haji ini sudah dibicarakan dengan Menteri Haji dan Umrah. Nah, saya kira ini pintu masuk yang baik untuk menjadwalkan Presiden bisa bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. Dan Presiden menginginkan jawaban yang pasti terkait penambahan kuota haji tahun depan bisa atau tidak," kata Menag.

Menag menjelaskan salah satu konsen Presiden Joko Widodo terkait hubungan Indonesia dengan Arab Saudi bukan hanya soal haji saja melainkan juga ekosistem soal perhajian.

Baru-baru ini Menteri Perdagangan Indonesia berkunjung ke Saudi yang tidak hanya membahas soal perdagangan melainkan juga terkait pelayanan jamaah haji Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini