Share

3 Amalan yang Harus Dilakukan Pak Haji dan Bu Hajah Sepulang dari Tanah Suci

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 398 2642827 3-amalan-yang-harus-dilakukan-pak-haji-dan-bu-hajah-sepulang-dari-tanah-suci-7Uh6W2JURw.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MAKKAH - 3 amalan yang harus dilakukan jamaah haji Indonesia baik 'pak haji' maupun 'bu hajah' sepulang dari pelaksanaan ibadah haji agar bisa merawat prosesi haji selama di Tanah Suci. Amalan ini bisa dilakukan juga sebagai bentuk menjadi haji yang berkualitas.

Saat ini proses kepulangan jamaah haji ke Indonesia terus dilakukan. Jamaah haji gelombang kedua dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah hingga 13 Agustus 2022.

Menurut data per 4 Agustus 2022, sebanyak 62.721 jamaah haji sudah tiba di Tanah Air.

"Jamaah haji usai melaksanakan ibadah haji, tentunya ini harus merawat prosesi ibadah haji itu dalam perilaku keseharian," ujar Konsultan Pembimbing Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Prof Aswadi di Makkah, Jumat (5/8/2022).

Amalan pertama kata Prof Aswadi adalah memperbaiki hati. Jamaah haji sepulang dari Tanah Suci harus bertutur kata baik dan lembut.

Baca juga: Wapres Minta Kenaikan Biaya Haji Tahun Depan Dievaluasi

"Terutama memperbaiki hati, jadi yang terkait dengan hati jangan sampai menyakiti banyak orang, tutur katanya juga harus baik, ini yang pertama," kata Aswadi.

Amalan kedua adalah meningkatkan pelaksanaan ibadah shalat terutama shalat berjamaah. Jangan sampai jamaah haji sepulang dari Tanah Suci, shalatnya bolong-bolong atau bahkan sering menunda ketika adzan sudah berkumandang.

Baca juga: Cerita Jamaah Haji Kloter Terakhir Bisa Sentuh Kakbah: Serasa Dapat Doorprize

"Yang kedua itu adalah pelaksanaan ibadah shalat adalah jasadiah diperbaiki," ujarnya.

Amalan ketiga lanjut Aswadi adalah menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk orang lain.

"Ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Quran Surat Al-Anfal, sebagai orang atau sebagai mukmin sejati itu harus mengamalkan tiga aspek ini sepulang haji," kata Aswadi.

Menurut Aswadi, jika 3 amalan ini dilakukan jamaah haji seusai pulang dari Tanah Suci maka dampak positifnya juga akan kembali pada diri sendiri dan lingkungannya.

"Yang pertama kalau kita itu memperbaiki kepribadian terutama yang bersumber dari lubuk hati yang terdalam itu nanti akan mendapatkan derajat yang tinggi," ungkapnya.

Kemudian kedua saat melakukan amaliah seperti peningkatan shalat berjamaah dan amal-amal jasadiah akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT secara terus menerus.

Dan yang ketiga dengan menyisihkan sebagian harta untuk orang lain akan membuat rezeki jamah haji tersebut mulia di hadapan Allah SWT.

"Karena itu Insya Allah jamaah haji ini menurut keyakinan saya sepulang dari Tanah Air, di rumah sudah bisa mengamalkannya," kata Aswadi.

Aswadi juga mengingatkan kepada jamaah haji saat kedatangan tamu seperti saudara, tetangga, teman maupun kolega di rumah agar menyambut dengan kehangatan. Kemudian oleh-oleh yang sudah dibeli di Tanah Suci bisa saling berbagi dengan saudara maupun tetangga.

"Nah tradisi ini diharapkan tidak putus di situ ya, walaupun tidak sebanyak yang spontanitas sehabis melaksanakan ibadah haji itu," katanya.

Amalan ini sebagai wujud dari nilai-nilai saat melakukan wukuf di Arafah karena pada saat wukuf semua jamaah haji memiliki kebulatan tekad untuk meninggalkan hal-hal yang tidak berkenan dilakukan.

"Kemudian dia mengabadikan nilai-nilai kebaikan untuk ditindaklanjuti dan yang ketiga wukuf itu kan juga merawat supaya kebaikan itu terus berkembang sampai akhir hayatnya," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini