Share

Visa Umrah Berlaku 3 Bulan, Jamaah Bisa Kunjungi Seluruh Wilayah Arab Saudi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 398 2641681 visa-umrah-berlaku-3-bulan-jamaah-bisa-kunjungi-seluruh-wilayah-arab-saudi-8OIBc80qo7.jpg Ilustrasi/ Doc: MCH

MAKKAH - Visa umrah kini berlaku 3 bulan dari sebelumnya hanya 1 bulan. Tentu ini menjadi kabar baik bagi seluruh jamaah umrah di seluruh dunia, termasuk jamaah umrah Indonesia.

"Masa berlaku visa umrah yang awalnya hanya sebulan, kini menjadi tiga bulan. Jamaah umrah juga dapat mengunjungi seluruh wilayah di Arab Saudi,” kata Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin di Makkah, Rabu (3/8/2022).

 BACA JUGA:Sheikh Sudais Patikan Ibadah Umrah Digelar dengan Aman, Khusyuk, dan Sehat

Terkait penerbitan visa, lanjut Arifin, prosesnya tidak lagi harus melalui provider visa di Indonesia. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) kini bisa langsung bekerja sama dengan provider visa di Arab Saudi yang sudah diakui Kementerian Haji dan Umrah.

"Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan penerbitan visa umrah bagi jamaah umrah dari Indonesia masih tetap business to business," ujarnya.

 BACA JUGA:Pertama Kalinya, Australia Ikuti Latihan Super Garuda Shield di Sumsel

Sebelumnya, Kementerian Agama RI bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggelar pertemuan untuk membahas kebijakan penyelenggaraan ibadah umrah 1444 H.

Arifin mengatakan, pertemuan dua pihak ini membahas sejumlah persiapan sehubungan telah dibukanya penyelenggaraan umrah 1444 H.

Kemenag perlu mengupdate kebijakan Arab Saudi dalam penyelenggaraan umrah, khususnya setelah dua tahun pandemi.

“Alhamdulillah, dari pertemuan ini kita mendapat kepastian bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membuka seluas-luasnya jumlah kuota jemaah umrah tahun 1444 H, khususnya dari Indonesia,” katanya.

Pemerintah Saudi juga masih menerapkan kebijakan asuransi jamaah umrah dengan harga seperti tahun-tahun sebelumnya.

 BACA JUGA:Tangkap 3 Bandit Narkoba di Labuhanbatu, Polisi Sita 9.206 Butir Pil Ekstasi

“Jika terjadi jamaah umrah overstay, maka yang bertanggung jawab membayar denda adalah jamaah yang bersangkutan melalui muassasah/provider visa di Arab Saudi,” tambah Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus M Noer Alya Fitra.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini