Share

Sentil Garuda-Saudi Airlines jika Delay Kepulangan, Ini Dampaknya ke Jamaah Haji

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 398 2640858 sentil-garuda-saudi-airlines-jika-delay-kepulangan-ini-dampaknya-ke-jamaah-haji-8Jo7te1jVZ.jpg Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat (Foto: Okezone/Dani)

MADINAH - PPIH Arab Saudi meminta Garuda Indonesia dan Saudi Airlines agar jadwal kepulangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua melalui Bandara Madinah tidak terjadi keterlambatan alias delay.

Hal ini berkaca pada dua kasus delay Garuda Indonesia saat kepulangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Jamaah haji kloter 1 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 1) delay 24 jam dan kloter 6 embarkasi Medan (MES) delay 12 jam.

Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat mengatakan, masalah jadwal kepulangan jamaah sudah menjadi concern Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Dirinya ingin tidak ada lagi keterlambatan kepulangan jamaah haji di gelombang kedua.

"Ini jadi pelajaran berharga buat pihak maskapai tidak hanya Garuda, Saudi Airlines juga," ujar Arsad kepada Media Center Haji (MCH), Selasa (2/8/2022).

Arsad menjelaskan, jika terjadi delay kepulangan akan berdampak langsung kepada jamaah haji. Secara psikologis, jamaah haji ingin pulang ke daerah masing-masing namun ketika delay dikhawatirkan mengganggu kesehatan jamaah haji.

"Kedua kaitan dengan hal-hal lainnya, hotel tempat jamaah tinggal. Kan otomatis, hotel tempat jamaah haji tinggal sudah habis selsai masa tinggalnya harus keluar dari hotel. Ketika keluar dari hotel pihak maskapai harus persiapkan, walaupun itu sudah tanggung jawab pihak maskapai cuma ya mengganggu saja," katanya.

Arsad mengingatkan kepada Garuda Indonesia dan Saudi Airlines agar kasus delay yang terjadi pada kepulangan jamaah haji gelombang pertama tidak terjadi lagi pada kepulangan jamaah haji gelombang kedua hingga fase terakhir kepulangan 13 Agustus 2022.

"Tolonglah di fase kedua, apalagi menjelang terakhir keberangkatan tidak ada lagi delay. Saya kia delay di awal-awal sudah cukup ya, caranya bagaimana saya kira pihak maskapai lebih tahu," ujar Arsad.

Menurut Arsad, kasus delay kepulangan jamaah haji Indonesia akan menjadi bahan evaluasi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan berikutnya.

"Sebabnya apa, itu harus dicarikan permasalahannya di mana, solusinya yang baik dan pas bagaimana supaya tidak terjadi delay pesawat," tukasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief akan mengawal seluruh proses kepulangan jamaah haji gelombang kedua. Hilman tidak ingin ada delay kepulangan jamaah haji ke Tanah Air.

"Kita ingin mengawal proses pemulangan jamaah jangan sampai ada kendala lagi, baik ada keterlambatan, baik ada jamaah pergi ke mana-mana tidak ada koordinasi ataupun kita mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan. Intinya dari Kementerian Agama ingin jamaah kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini