Share

Kabar Baik untuk Jamaah Haji RI, Ini Opsi Penambahan Jatah Air Zamzam Jadi 10 Liter

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 398 2639072 kabar-baik-untuk-jamaah-haji-ri-ini-opsi-penambahan-jatah-air-zamzam-jadi-10-liter-tsa0Q8cIpr.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JEDDAH - Opsi penambahan jatah air zamzam dari 5 liter menjadi 10 liter. Tentu ini menjadi kabar baik bagi jamaah haji Indonesia yang ingin membawa air zamzam lebih banyak sepulang dari Tanah Suci.

Opsi ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). Hilman Latief usai rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2022 di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Jumat (29/7/2022).

Hilman menjelaskan hasil kunjungan ke pabrik air zamzam yaitu Zamazemah Company yang mengurusi air zamzam untuk jamaah haji Indonesia. Di sana, banyak diskusi soal karakteristik hingga pengemasan air zamzam.

"Mengetahui karakteristik zamzam itu seperti apa, zamzam itu bagaimana, komersial itu bagaimana. Itu kan ada kebijakan-kebijakan yang agak berbeda," kata Hilman.

Baca juga: Isak Tangis Penuhi Kedatangan Jemaah Haji

Pihaknya akan segera membentuk tim khusus agar mensimulasikan jika jatah air zamzam untuk jamaah haji Indonesia ditambah dari 5 liter menjadi 10 liter pada pelaksanaan ibadah haji tahun depan.

"Simulasinya bagaimana, apakah akan mengambil yang komersial artinya harus beli tapi dapat izin atau yang khusus untuk jamaah," ujar Hilman.

Kendati demikian, Hilman menyadari yang menjadi masalah nanti adalah proses pengiriman air zamzam ke Indonesia. Apalagi jika kuota haji tahun depan lebih banyak dari tahun 2022.

Baca juga: Update Haji 2022: Ini Jadwal Lengkap Kepulangan Jamaah RI pada 22 Juli

"Problem yang paling utama itu adalah shipping-nya, dari Indonesia ke Arab Saudi. Jamaah minta banyak, semuanya juga minta banyak, tapi problem shipping, kalau 10 liter kali 200 ribu jamaah, bisa dihitung mungkin enggak untuk dibawa?" ungkap Hilman.

Lanjut Hilman menambahkan, jika penambahan jatah air zamzam sudah disepakati akan dibuat simulasi yang lebih matang.

"Tapi kalau sudah disepakati, dan menteri juga berkenan kemudian secara jumlah memungkinkan, Insya Allah kami akan membuat simulasinya mana yang lebih proporsional," katanya.

Baca juga: Soal Kuota Haji, Indonesia-Malaysia Hadapi Situasi yang Sama

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini