Share

Kiswah Kakbah Diganti Sabtu Besok, Begini Proses Pembuatannya

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Kamis 28 Juli 2022 05:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 398 2637552 kiswah-kakbah-diganti-sabtu-besok-begini-proses-pembuatannya-nkAaBJ2fpK.jpeg Kiswah Kakbah akan diganti Sabtu besok. (SPA)

KEPRESIDENAN Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengumumkan, tim yang terdiri atas 200 teknisi dan pengrajin saudi akan menangani proses penggantian kiswah (kain penutup) Kakbah pada Sabtu depan.

"Tim pengrajin Kiswah Kakbah yang disulam halus oleh Arab Saudi yang menutupi Kakbah suci di Masjidil Haram akan diganti dengan yang baru menandai pergeseran dari kebiasaan lama satu dekade menggantikannya dari malam arafat. Keputusan yang dikeluarkan baru-baru ini," katanya, mengutip SPA.

Pengawasan Kepresidenan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdul Rahman Al-Sudais mengatakan, Kiswah lama akan diganti dengan yang baru di bawah pengawasan Kepresidenan Jenderal Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal untuk urusan Kakbah Kiswah, mengatakan sekitar 200 pengrajin dan admin bekerja di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Kakbah Suci.

Departemen kompleks itu termasuk departemen binatu dan tenun otomatis, departemen tenun manual, departemen percetakan, departemen sabuk dan departemen benang emas, menjahit kiswah dan bagian perakitan, yang mencakup mesin jahit komputerisasi terbesar di dunia dalam hal panjang, dengan panjang 16 meter.

Pembuatan kiswah ini mengonsumsi sekitar 670 kilogram sutra mentah yang diwarnai hitam di dalam kompleks.

Biaya produksi kiswah baru diperkirakan mencapai SAR 25 juta. Ini menjadikannya penutup kain termahal dalam sejarah.

Kiswah Kakbah (SPA)

Kiswah terbuat dari sutra mentah yang diwarnai hitam dan dihiasi dengan ayat-ayat Alquran yang disulam ke kain dengan benang berlapis emas. Kiswah dijahit di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci, sesuai dengan standar tertinggi.

Kiswah biasanya diganti setiap tahun pada malam arafat, puncak haji ketika sebagian besar jamaah melakukan perjalanan ke Gunung Arafat di pinggiran Mekah untuk apa yang dikenal sebagai Hari Arafah.

Namun, Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, telah dikutip mengatakan, instruksi kerajaan telah dikeluarkan bahwa penggantian harus dilakukan pada awal Muharram atau menandai awal tahun baru Islam 1344 H.

Setelah kiswah diganti, versi yang baru dicetak yang menutupi Kakbah akan tetap di tempatnya sampai haji tahun depan.

Proses penggantian kiswah dilakukan staf Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Mereka memastikan semua tindakan pencegahan dan sarana pencegahan dan keselamatan

Follow Berita Okezone di Google News

Kiswah itu memiliki ukuran adalah 658 m2 (7.080 kaki persegi) dan mengonsumsi sekitar 670 kilogram sutra mentah berkualitas tinggi dan 120kg benang emas dan 100kg benang perak.

Benang sutra beratnya sekitar 850 kilogram, dilapisi kapas, dan dihiasi prasasti emas. Sulaman berisi 15 kg (33 lb) benang emas. Terdiri atas 47 potong kain dan masing-masing bagian memiliki panjang 14 m (46 kaki) dan lebar 101 cm (40 inci). Kiswah dililitkan di sekitar Kakbah dan dipasang pada dasarnya dengan cincin tembaga.

Untuk melengkapi kiswah, 47 lembar kain dijahit bersama untuk membuat lima bagian penutup yang terpisah. Untuk masing-masing dari 4 sisi Kakbah, bagian dari kiswah dibuat khusus dan diukur karena Kakbah, bukan kubus geometris, memiliki sisi dengan dimensi yang berbeda. Setelah selesai, potongan-potongan itu dijahit menjadi satu. Bagian kelima meliputi pintu Kakbah.

Kiswah memiliki ikat pinggang (hizam dalam bahasa Arab) melingkarinya di dekat bagian atas. Ada juga sitara atau tirai di atas pintu Kakbah.

Kiswah membawa sejumlah prasasti rumit di bawah ikat pinggang, termasuk ayat-ayat Alquran dan permohonan kepada Allah, serta nama-nama raja yang memerintah.

Sabuk Kakbah terdiri dari 16 buah, 12 lampu di bawah ikat pinggang, empat bemper ditempatkan di sudut Kakbah dan lima lampu di atas Hajar Aswad, bersama dengan tirai luar untuk pintu Kakbah.

Setelah dihapus, kiswah yang sudah pensiun secara tradisional dipotong-potong untuk dibagikan kepada pejabat khusus di haji atau diberikan kepada negara-negara Muslim.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini