Share

Tiba di Tanah Air, Menag: Kepuasan Jamaah Jadi Standar Keberhasilan Haji 2022

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 398 2631664 tiba-di-tanah-air-menag-kepuasan-jamaah-jadi-standar-keberhasilan-haji-2022-nH7FKjE4of.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto : Kemenag)

MAKKAH - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sekaligus Amirul Hajj hari ini tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Kedatangan Menag disambut langsung Plt Dirjen Peyelenggaraan Haji dan Umrah Muhammad Aqil Irham dan Staf Ahli Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Informasi AM Adiyarto Sumardjono.

Gus Yaqut menilai bahwa penyelenggaraan haji 2022 secara umum berjalan dengan baik dan lancar. Meski demikian, menurutnya, standar pelayanan haji yang sesungguhnya adalah kepuasaan jamaah.

"Alhamdulillah, haji tahun ini relatif lancar semua. Sesuai apa yang kita rencanakan sejak di Tanah Air. Saya berharap ini menjadi benchmark untuk pelaksanaan haji di tahun-tahun berikutnya, tentunya juga harus lebih bagus dari tahun ini, standarnya tentu kepuasan jamaah," kata terang Gus Yaqut di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Senin (18/7/2022).

"Kalau jamaah puas dengan layanan yang diberikan, semuanya on the track. Sejauh ini jamaah terlayani dengan baik,” sambung Gus Yaqut.

 Baca juga: Menag Minta Program Ibadah Haji Disesuaikan dengan Tingkat Kesehatan Jamaah

Gus Yaqut mengapresiasi para petugas yang sudah bekerja dengan baik dalam pelayanan haji tahun ini. Kehadiran petugas dalam penilaiannya memberi kesan tersendiri bagi para jamaah dan membuat mereka tenang dalam melaksanakan ibadah.

“Saya senang sekali dengan para petugas yang sudah bekerja dan dedikasinya luar biasa. Jamaah merasakan kehadiran petugas. Di mana-mana ada petugas, sehingga membuat jamaah tenang," katanya.

Gus Yaqut memberi contoh saat bertemu jamaah haji tersesat. Namun mereka tidak lagi khawatir karena ada petugas yang siap membantu.

"Jika ada jamaah tersesat contohnya, mereka tidak lagi harus merasa khawatir. Saya sendiri sempat bertemu dengan jamaah yang tersesat dan saya tanyakan langsung bahwa, meski tersesat mereka tetap merasa aman dan sejauh mata memandang tampak ada petugas yang siap melayani,” ujarnya

Dari sisi bimbingan ibadah, lanjut Menag, masih perlu beberapa penguatan. Ke depan, perlu pelibatan para pembimbing ibadah dalam kegiatan manasik di KUA sejak awal. Ini sekaligus sebagai pra kondisi pengenalan pembimbing haji dengan jemaah.

“Untuk petugas pembimbing ibadah ini perlu diperkuat dan rekrutmennya supaya dilakukan lebih awal sebelum petugas yang lain. Saya minta juga pembimbing ibadah dapat dilibatkan dalam serangkaian kegiatan manasik di Tanah Air. Ketika berada di Saudi dan melaksanakan ibadah haji pembimbing ibadah sudah kenal dengan jamaahnya," tutup Gus Menteri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini