Share

Menag Minta Program Ibadah Haji Disesuaikan dengan Tingkat Kesehatan Jamaah

Widya Michella, Jurnalis · Minggu 17 Juli 2022 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 398 2630879 menag-minta-program-ibadah-haji-disesuaikan-dengan-tingkat-kesehatan-jamaah-85Yj3FAGDh.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengevaluasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), agar program yang disusun disesuaikan dengan tingkat kesehatan jamah.

Hal tersebut disampaikan Menag usai memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu 16 Juli 2022.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan dalam rangka bersama-sama menjaga kondisi kesehatan jemaah. Apalagi, setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, tidak sedikit jemaah yang mengalami kelelahan.

"Temuan kita, masih banyak jamaah haji yang memaksakan diri melaksanakan ritual sunnah. Termasuk program dari KBIHU itu menurut kami perlu lebih memperhatikan kondisi jamaah,"ujar Menag dikutip dalam keterangan, Minggu (17/7/2022).

Menag menambahkan Ibadah mubah, seperti jalan-jalan, city tour, dan sejenisnya dapat dibatasi untuk mengurangi kelelehan jamaah. Selain itu dia juga berpesan kepada seluruh petugas, agar terus meningkatkan layanan dengan berorientasi pada jamaah yakni terus berusaha agar jemaah tidak kelelahan dan tetap sehat.

"Kita akan minta kepada seluruh petugas termasuk KBIHU agar pelayanan berorientasi pada kemampuan fisik jamaah," ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Siskohat Kemenag, sampai hari ini, Sabtu,(16/07/2022) tercatat ada 55 jamaah wafat. Sebanyak 27 jamaah wafat pada fase sebelum Armuzna, pada rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022.

Sebanyak 16 jamaah wafat pada fase Armuzna, 8-12 Juli 2022. Dan 12 jamaah wafat pascaarmuzna, 13 Juli hingga hari ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini