Share

Air Mata Jamaah Haji Indonesia Tinggalkan Tanah Suci

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2022 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 393 2630173 air-mata-jamaah-haji-indonesia-tinggalkan-tanah-suci-yDgxYDLS3y.jpg Jamaah haji asal Pati, Jayusman dan istri (foto: MPI/Dani)

MAKKAH - Air mata jamaah haji Indonesia tinggalkan Tanah Suci. Dia adalah Jayusman (52 tahun) jamaah haji Indonesia dari Pati, Jawa Tengah asal embarkasi Solo (SOC 1).

Jayusman berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya. Banyak kenangan selama beribadah di Madinah maupun di Makkah selama kurang lebih 42 hari. Pada hari ini, Jumat (15/7/2022), Jayusman beserta rombongan harus pulang dari Tanah Suci ke Tanah Air.

"Saya senang sekali, ibadah nyaman sekali," kata Jayusman kepada Media Center Haji (MCH) sesaat sebelum kepulangan ke Tanah Air.

 BACA JUGA:Curhat Jamaah Reguler Rasa Haji Plus, Sedih Berpisah dengan Tanah Suci

Jayusman mendapatkan cerita-cerita soal pelaksanaan haji sebelumnya, namun justru sangat berbeda ketika pelaksanaan haji 2022. Cerita ini soal pelaksanaan wukuf di Arafah dan mabit di Mina.

"Dapat kabar dulu katanya di Arafah tidur sulit tapi nyatanya nyaman sekali ada kasur, selimut dan dingin. Di Mina juga nyaman, kamar mandi juga nyaman," kata Jayusman.

 BACA JUGA:Cerita Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci: Dulu Kelaparan Sekarang Kekenyangan

Cerita pengalaman haji tahun-tahun sebelumnya juga pernah disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut kala itu menjadi jamaah haji pada 2004. Pada saat itu, pelayanan jamaah haji di Arafah tidak karuan.

"Saya pernah jadi jamaah reguler, ini jauh lebih baik dari zaman saya dulu naik haji. kayak ikan pindang. Tahun 2004 haji pertama saya, enggak karu-karuan," kata Yaqut saat meninjau tenda di Arafah, Selasa (5/7/2022).

Balik ke cerita Jayusman, pengalaman pertama berhaji tahun ini memberi kesan yang teramat dalam. Apalagi. ini pengalaman haji pertama Jayusman sejak daftar 2011.

"Lihat Kakbah senang sekali sebagai tamu Allah. Senang tapi agak berat meninggalkan karena ibadah di sini lebih besar pahalanya," kenang Jayusman sambil terharu meneteskan air mata.

Jayusman saat berada di Masjidil Haram dan langsung melihat Kakbah bergetar hatinya. Doa minta ampun dipanjatkan Jayusman saat di depan Kakbah. Selain itu, doa untuk keluarga hingga keselamatan dunia akhirat juga diucapkan lewat mulut Jayusman.

"Doa minta ampun kepada Allah, ingat dosa-dosa saya. Doa juga untuk kehidupan lebih baik. Terharu bisa sampai di sini," kata Jayusman yang sehari-hari bekerja di bengkel mobil.

Tak hanya Jayusman, jamaah haji lainnya juga bersedih saat harus meninggalkan Tanah Suci. Namun, di sisi lain juga rindu dengan keluarga di Tanah Air.

"Sedih-sedih senang berpisah dengan Kakbah, Tanah Suci tapi senang akan bertemu dengan keluarga," kata jamaah haji bernama Dewi Purnama.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini