Share

5 Tips Agar Jamaah Haji Tetap Bugar Jalani Ibadah di Armuzna

Widya Michella, Jurnalis · Jum'at 08 Juli 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 398 2626099 5-tips-agar-jamaah-haji-tetap-bugar-jalani-ibadah-di-armuzna-KOvzlzABZf.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Hari puncak penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022M jatuh pada hari Jumat,8 Juli 2022 bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah 1443H.

Seluruh jamaah haji di seluruh dunia kini tengah berkumpul di untuk melaksanakan beberapa rangkaian ibadah haji baik di Arafah, Musdalifah dan beberapa hari di Mina.

Cukup panjangnya durasi ibadah kerapkali berkaitan dengan kondisi tubuh masing-masing jamaah. Bagi mereka yang lanjut usia selalu diimbau untuk selalu menjaga stamina saat beribadah untuk menghindari kelelahan.

Untuk itu, Mantan Kepala Klinik Haji Indonesia di Makkah serta Mantan Ketua Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Kesehatan Haji Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama membagikan lima tips kesehatan agar jamaah kita tetap bugar yakni sebagai berikut:

Pertama, Prof Tjandra mengimbau agar jamaah selalu berupaya untuk berteduh. Baik didalam maupun diluar Tenda mengingat suhu tertinggi di Arafah kini mencapai 48 derajat celcius.

"Karena cuaca amat panas maka upayakan agar selalu ada dalam keteduhan, di dalam tenda saja atau kalau di luar maka di tempat terlindung," ujar Prof Tjandra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/7/2022).

Kedua, jamaah diingatkan agar selalu menjaga stamina dengan makan yang teratur dan mempersiapakan obat tambahan bagi mereka yang memiliki penyakit.

"Jangan lupa makan dan minum yang memadai, untuk menjaga daya tahan tubuh. Obat rutin yang dimiliki juga jangan lupa di konsumsi dalam beberapa hari masa Armuzna ini,"tuturnya.

Ketiga, jamaah diimbau untuk mengikuti seluruh pengaturan petugas, khususnya tentang waktu melontar jumrah. Hal ini agar pada saat melontar jumrah tidak terlalu berdesakan di waktu yang sama.

"Keempat, kalau ada keluhan kesehatan (sekecil apapun) maka segera melapor ke petugas kesehatan, agar ditangani segera dan jangan sampai berlarut menjadi heat stroke dan lain-lain," tuturnya.

Kelima, setelah selesai masa Armuzna, maka jamaah kata Prof Tjandra beristirahat guna memulihkan kebugaran. Kemudian jamaah dapat mengurangi aktifitas yang tidak perlu seperti berbelanja dan lain lain.

"Dari pengalaman maka beberpa hari pasca Armuzna juga cukup banyak jamaah kita yang sakit. Semoga semua jamaah mendapat Haji Mabrur," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini