Share

Kedatangan Kloter 43 SOC Tandai Akhir Masuknya Jamaah Haji Indonesia

Abdul Hakim, Jurnalis · Minggu 03 Juli 2022 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 398 2622871 kedatangan-kloter-43-soc-tandai-akhir-masuknya-jamaah-haji-indonesia-1cLNrzfuRF.jpg Kepala Daker Bandara, Haryanto saat menyambut jamaah haji (foto: Media Center Haji)

JEDDAH – Kedatangan seluruh jamaah haji Indonesia di Arab Saudi dari jalur reguler akhirnya tuntas. Minggu (3/7) siang, jamaah terakhir Indonesia yang telah tiba adalah dari kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi Solo (SOC).

Pada pukul 12.00 waktu Arab Saudi, pesawat Garuda Indoneasia dengan nomor penerbangan 6143 mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Pesawat ini mengangkut 354 jamaah yang berasal dari empat daerah, yakni Kabupaten Pekalongan, Tegal, Purbalingga dan Sleman.

Setiba di bandara, jamaah mendapat sambutan hangat dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Bandara. Tampak dalam penyambutan ini antara lain Kepala Daker Bandara Haryanto, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dan petugas kesehatan. Kedatangan jamaah ini juga istimewa karena mendapat sambutan dari jajaran lengkap tim Daker Bandara.

Muchammad Yasykur, salah satu ketua rombongan kloter 43 SOC mengaku terharu menjadi salah satu jamaah yang tiba terakhir di Jeddah. Meski demikian, dia sangat bersyukur karena seluruh anggota rombongan bisa berangkat seluruhnya.

“Tadi malam ada seorang yang sempat drop di embarkasi, tapi Alhamdulillah bisa cepat pulih lagi dan bisa berangkat,” terang jamaah asal Kota Pekalongan ini.

 BACA JUGA:Petugas Arab Saudi Sebut Jamaah Haji Indonesia Lebih Sopan dan Tertib

Kepala Daker Bandara Haryanto mengatakan, masuknya kloter 43 Embarkasi SOC kemarin menandai berakhirnya seluruh kedatangan jamaah haji reguler dari Indonesia. Di kloter pamungkas tersebut, terdapat jamaah dari empat kabupaten karena memang sifatnya gabungan. Beberapa kloter sebelumnya juga terdapat jamaah gabungan seperti dari Aceh yang disatukan dengan Medan.

Haryanto bersyukur, penyelenggaran haji di bandara baik gelombang satu maupun dua bisa berjalan dengan baik. Pada gelombang 1, jamaah haji Indonesia tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. Sedang pada gelombang dua, jamaah tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

“Total ada 240 kloter yang kita layani saat kedatangan ini. Alhamdulillah secara umum bisa berjalan dengan baik sesuai dengan rencana kerja,” ujar Haryanto, kemarin.

Meski demikian, pada kedatangan dua gelombang ini, Haryanto mengakui ada beberapa kasus yang perlu menjadi catatan penyelenggaraan. Di antaranya saat di Madinah, ada beberapa jamaah yang diketahui membawa barang bawaan melebihi ketentuan, seperti rokok dan jamu.

Terdapat juga 32 jamaah yang belum sempat sidik jari namun sudah keluar bandara. Sedang saat kedatangan di Bandara Jeddah, ditemukan kasus jamaah yang sempat kehilangan tas dan uangnya. Kemudian ada jamaah tak bisa masuk karena Namanya sama persis dengan seorang bekas tenaga kerja Indonesia yang mendapat blacklist dari Saudi. Setelah dicek, ternyata nama jamaah tersebut memang persis namun yang bersangkutan tak pernah menjadi pekerja migran.

“Semua kasus itu bisa terselesaikan dengan baik atas kerja sama tim bandara dan otoritas Saudi,” terangnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini