Share

Jelang Armuzna 2022, Dirjen Haji Minta Pelayanan ke Jamaah Tidak Kendor!

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Minggu 03 Juli 2022 05:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 398 2622588 jelang-armuzna-2022-dirjen-haji-minta-pelayanan-ke-jamaah-tidak-kendor-z6s6aiiBkl.jpg Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief (Foto: Dani Jumadil Akhir)

MAKKAH - Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief meminta kepada petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) agar tidak kendor dalam memberikan pelayanan ke jamaah haji Indonesia. 

Hilman menjelaskan, pelaksanaan ibadah haji 2022 mendekati puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), sehingga dalam 3 hari ke depan fokus konsentrasi akan terjadi di Makkah. Banyak pergeseran petugas haji, seperti dari Madinah ke Makkah dan akan dilanjutkan pergeseran petugas haji di Jeddah ke Makkah usai closing date.

"Dalam waktu dekat kam akan sampaikan pembagian tim yang bertugas di Armuzna yang bisa masuk ke dalam akan kami konsolidasi lagi. Kondisi di Armuzna lebih kompleks, itu puncak haji kita lebih antisipasi," kata Hilman di Makkah, Sabtu (2/7/2022). 

Menurut Hilman, pihaknya akan menyiapkan data terbaru soal jamaah haji Indonesia yang tidak bisa wukuf di Arafah secara mandiri. Nantinya mereka akan disafariwukufkan. Pihak KKHI Makkah juga sudah mencatat setidaknya ada 204 jamaah haji yang sudah dilabeli safari wukuf (SW).

"Karena ada orang sakit, sakit berat tidak bisa. Ada juga orang meninggal, Badal haji segera akan disiapkan, jumlahnya berapa dan tim mendampingi jamaah yang safari wukuf kita siapkan betul," katanya.

Hilman menekankan soal pelayanan haji agar tidak kendor. Seluruh pelayanan jamaah haji diminta maksimal dari awal keberangkatan hingga kepulangan.

"Pelayanan tidak kendor ke jamaah ini masih panjang, puncaknya (ibadah haji) saja belum apalagi sampai seluruh prosesi. Karena saya juga dengan tim pengendali berkoordinasi terus agar layanan yang diberikan ke jamaah tidak kendor termasuk makanan kemudian fasilitasnya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif menyatakan, jamaah haji Indonesia tetap mendapatkan layanan konsumsi tiga hari menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Ada perbedaan dengan tahun lalu, jadi jamaah haji tahun ini 3 hari menjelang Armuzna itu tetap mendapatkan katering," kata Khanif di Makkah, Kamis (30/6/2022).

Khanif menambahkan, layanan konsumsi di hotel akan dihentikan mulai 8 Dzulhijjah sampai dengan 13 Dzulhijjah pada saat Armuzna.

"Jadi tanggal 8 sampai 13 Dzulhijjah ini adalah penghentian katering di hotel, jadi bukan di Armuzna. Kalau tahun lalu 3 hari sebelum Armuzna sudah tidak ada katering di hotel," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini