Share

Jelang Armuzna 2022, Dirjen Haji ke Jamaah: Yang Masih Sehat Tolong Hemat Energi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 02 Juli 2022 04:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 398 2622191 jelang-armuzna-2022-dirjen-haji-ke-jamaah-yang-masih-sehat-tolong-hemat-energi-Jmfbn5QL8h.jpg Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief (Foto: Dani Jumadil Akhir)

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia diminta untuk tetap menjaga kesehatan dan menghemat energi jelang puncak haji 2022 di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) yang dimulai 9 Dzulhijjah.

"Jadi yang sekarang masih sehat, segar bugar tolong disiplin waktu, hemat energi," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief di KKHI Makkah, Jumat (1/7/2022).

Dengan menjaga kesehatan, jamaah haji Indonesia akan mampu melakukan wukuf di Arafah hingga lempar jumrah secara mandiri. Imbauan-imbauan menjaga kesehatan jelang puncak haji 2022 juga terus digaungkan.

"Jangan sampai terlalu memforsir tenaga untuk kegiatan yang kurang relevan tetapi pas puncak haji tidak bisa hadir di tempatnya," kata Hilman.

Hilman saat meninjau Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Mekkah untuk memitigasi wukuf di Arafah terkait calon haji yang meninggal maupun yang sakit perlu disafari wukuf.

"Kita sedang hitung betul siapa yang meninggal, siapa yang mungkin sampai tanggal 4 Juli tidak mungkin untuk pergi sendiri ada yang pakai kursi roda," ujarnya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana juga meminta jamaah agar tidak kelelahan jelang puncak haji 2022. "Kita sarankan hindari kelelahan berlebihan karena kalau sudah kelelahan yang berlebihan semua komorbid atau penyakit bawaan akan timbul," katanya.

Di tengah cuaca panas, Budi juga meminta seluruh jamaah perbanyak minum air. Jangan tunggu haus untuk mencegah dehidrasi serta perbanyak istirahat di hotel.

"Kita minta seluruh jamaah haji Indonesia, H-3 sebelum Arafah perbanyak istirahat di penginapan masing-masing agar kesehatan pulih dan siap untuk melaksanakan prosesi ritual Armuzna," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Makkah Ansor meminta seluruh jamaah haji untuk fokus mempersiapkan fisik tiga hari menjelang puncak haji. "Jadi tiga hari jelang wukuf di Armuzna itu, kita fokuskan pada persiapan fisik," ujar Ansor.

Tugas pembimbing ibadah selalu mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh jamaah agar tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunah terutama untuk beribadah ke Masjidil Haram.

Para jamaah haji bisa memanfaatkan mushola atau masjid di sekitar hotel untuk melaksanakan ibadah wajib maupun sunah agar tidak menguras fisik. Apalagi layanan bus shalawat akan berhenti operasi sementara mulai 5 Dzulhijjah.

"Jadi tetap kita sampaikan ke mereka, kesiapan yang fisik itulah yang utama untuk menghadapi puncak haji," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini