Share

Update Haji 2022: Sebanyak 2.536 Jamaah Daftar Tarwiyah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 02 Juli 2022 01:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 398 2622184 update-haji-2022-sebanyak-2-536-jamaah-daftar-tarwiyah-wYtVnScHCl.jpg Kakbah (Foto: Dok Okezone)

MAKKAH - Sebanyak 2.536 jamaah haji Indonesia mendaftarkan diri untuk mengikuti pelaksanaan tarwiyah 2022. Seluruh jamaah haji yang melaksanakan tarwiyah harus membuat pernyataan bermaterai. Perlu diingat, pemerintah tidak memfasilitasi tarwiyah dan tidak juga dalam posisi melarang.

"Pada tahun sebelumnya (saat haji 100%) itu 6.000 jamaah hingga menjelang tarwiyah, untuk saat ini baru terdaftar 2.536 jamaah," kata Kepala Seksi Pemimbing Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Ansor kepada Media Center Haji (MCH) di Makkah, Jumat (1/7/2022).

Dengan kuota jamaah yang kurang lebih 50%, Ansor memprediksi jamaah yang melaksanakan tarwiyah di bawah 4.000 jamaah. Deadline pendaftaran jamaah haji yang ingin tarwiyah.

"Mereka jalan dari pondokan masing-masing ke Mina karena prosesi tarwiyah sebelum mereka bermalam wukuf di Arafah," ujarnya.

Ansor menegaskan, PPIH Arab Saudi tidak mengorganisir pelaksanaan tarwiyah karena bukan program Kementerian Agama. Namun, pemerintah tetap hadir untuk melindungi jamaah sebagai warga negara Indonesia.

"Karena secara teknis pergerakan jamaah dalam jumlah kolosal, kami di pemerintah apabila itu difaslitasi dengan jumlah besar dengan kapasitas kendaraan dan rute kendaraan pergi pulang (PP) amat sangat menyulitkan. Jadi (pemerintah) hanya akan mengawal, melindungi sebagai warga negara," paparnya.

Ansor menjelaskan, bagi siapa saja jamaah yang melaksanakan tarwiyah wajib membuat pernyataan pelaksanaan tarwiyah di atas materai dan melaporkan ke ketua rombongan masing-masing. Surat edaran juga sudah disebarkan kepada seluruh jamaah. Meski demikian, PPIH Arab Saudi mengimbau jamaah haji tidak melaksanakan tarwiyah.

Tarwiyah merupakan amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Dinamakan hari tarwiyah (perbekalan) karena jamaah calon haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah.

Kini, pemerintah Arab Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan tarwiyah dalam rangkaian ibadah haji. Kemenag juga menyesuaikan hal tersebut karena pelaksanaan tarwiyah dapat merepotkan pelaksanaan haji.

Tarwiyah adalah menginap (mabit) di Mina pada 8 Dzulhijjah, sebelum wukuf di Padang Arafah. Di sana jamaah menunaikan Sholat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Mereka tidak meninggalkan Mina sebelum terbit matahari di hari Arafah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini