Share

Bus Shalawat Berhenti Beroperasi Jelang Puncak Haji 2022, Apa Kata Jamaah?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 393 2619685 bus-shalawat-berhenti-beroperasi-jelang-puncak-haji-2022-apa-kata-jamaah-dISgEubbQa.jpg Bus shalawat berhenti operasi jelang puncak Haji 2022. (Foto: Dani Jumadil Akhir)

MAKKAH - Bus shalawat akan berhenti beroperasi sementara jelang puncak haji 2022 di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Bus shalawat berhenti beroperasi mulai dari 5 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah.

Lalu apa kata jamaah haji Indonesia?

Jamaah haji Indonesia akan mematuhi imbauan petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi perihal mengurangi aktivitas di luar ruangan seperti ke Masjidil Haram seiring penghentian sementara operasional bus shalawat.

"Nanti kita sampaikan ke jamaah, memang sudah diinformasikan juga waktu di Manasik, jelang puncak haji bisa ibadah di area dekat hotel," kata salah satu Ketua Rombongan Haji Embarkasi Makasaar (UPG), Selasa (28/6/2022).

 Baca juga: Bus Shalawat Berhenti Operasi Tak Layani ke Masjidil Haram, Jamaah Haji Bisa Ibadah di Hotel

Sementara jamaah haji lainnya bernama Hamid dari embarkasi Batam (BTH) mengaku baru mengetahui informasi penghentian sementara bus shalawat mulai 5 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah.

"Saya baru tahu, tapi kalau memang diimbau kita beribadah di dekat hotel kita ikuti," ujar Hamid.

Sebelumnya, Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram saat operasional bus shalawat berhenti sementara. Dalam periode tersebut, jamaah bisa melaksanakan shalat lima waktu di mushola yang tersedia di hotel tempat menginap.

"Saya sarankan untuk melaksanakan shalat 5 waktu di masjid atau musala sekitar lokasi jamaah tinggal dan tidak mungkin melaksanakan shalat di Masjidil Haram," ucapnya.

Hal ini juga sekaligus membuat jamaah haji tidak terlalu capek dan bisa menjaga kesehatan jelang puncak haji di Armuzna.

Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Asep Subhana menambahkan, dengan adanya penghentian sementara maka jamaah diharapkan menjaga kondisi kesehatannya untuk persiapan puncak haji

"Shalat 5 waktu di masjid-masjid sekitar hotel ataupun mushala-mushala atau masjid yang disediakan oleh pihak hotel," kata Asep di Makkah.

Namun ada pengecualian bagi jamaah haji Indonesia yang tiba di Makkah pada 5 Dzulhijjah, pihaknya masih akan melayani transportasi khusus ke Masjidil Haram yang ingin melakukan umrah wajib.

Follow Berita Okezone di Google News

"Kita siapkan khusus jamaah yang datang pada tanggal 5 Dzulhijjah, yang datang dari Jeddah," katanya.

Asep menjelaskan, petugas haji yang tergabung dalam PPIH juga telah membuat imbauan dan pengumuman kepada jamaah haji perihal penghentian sementara operasional bus shalawat.

"Kita sudah membuat imbauan dan pengumuman ya, kita juga sudah tempel di sebagian bus-bus shalawat bahwa mulai tanggal 5 Dzulhijjah," katanya.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini