Share

Jamaah Haji Indonesia Tempati Mina Jadid, Dubes Beri Catatan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 23:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 398 2618285 jamaah-haji-indonesia-tempati-mina-jadid-dubes-beri-catatan-ZWsPoTQjur.jpeg Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad. (Okezone/Dani Jumadil)

MAKKAH - Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad menaruh perhatian pada lokasi Mina Jadid atau perluasan Mina.

"Saya tadi nanya soal jalan kaki, dalam kondisi normal ada jamaah yang menempati Mina Jadid. Dari Mina Jadid sampai Jamarat tempat pelemparan jumrah lebih dari 4 kilometer (km). Ini yang perlu antisipasi," kata Abdul Aziz di Makkah, Sabtu (25/6/2022).

Abdul Aziz menambahkan, jika tahun depan kuota normal dan masih musim panas, maka penempatan jamaah haji di Mina Jadid harus diantisipasi.

"Harus antisipasi jalan kakinya, karena bisa jadi bolak balik 10 kiloan (km)," sambungnya.

Di sisi lain, Dubes juga meminta setiap jalan di area Mina ada kipas angin raksasa yang mengeluarkan air, sehingga jamaah tetap merasa adem di tengah cuaca panas.

"Mudah mudahan itu akan tersedia pada saatnya, kita lihat saja nanti mungkin H-3. tapi secara umum ini (di Mina) relatif sudah siap," kata Dubes.

Selain Mina, Dubes juga menekankan soal pelaksanaan puncak haji saat wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah. Meski ada fasilitas baru seperti AC baru, namun tetap harus dipastikan lagi saat H-3.

"Sekurang-kurang H-3 ada inspeksi lagi. mudah mudahan saya bisa lakukan itu pada saatnya sebelum digunakan jamaah," tukasnya.

Sebelumnya, jamaah haji Indonesia akan mendapatkan fasilitas yang sangat nyaman saat melakukan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

“Di Arafah pakai AC (pendingin udara) baru, di Mina juga tidak ada kendala. Instalasi lama tapi AC-nya baru,” kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad.

Didampingi Kepala PPIH Daker Mekkah, Mukhammad Khanif dan sejumlah staf, kunjungan Abdul Aziz dimulai dengan mengecek proses pembangunan sarana puncak haji di Arafah.

Tiba di Arafah, Abdul Aziz langsung berkeliling dan menemui Nurcholis bin Turmudzi, koordinator pembangunan tenda jamaah Indonesia PPIH Makkah.

Nurcholis lantas menjelaskan proses pembangunan sarana dan prasarana di Arafah yang telah mencapai 75%. Seluruh tenda untuk jamaah haji juga sudah berdiri semua.

“Lebih 75% sudah siap. Tenda dan aliran listrik sudah terpasang, AC juga sudah selesai. AC semua baru,” kata Nurcholis.

Untuk tahun ini, masing-masing tenda berukuran 10x25 meter akan menggunakan AC listrik berukuran 30 ton air conditioner otomatis (1 ton setara dengan dengan 12.000 BTU/jam atau 3,5 kW). Tenda 10x25 akan diisi 200 jemaah.

Selain itu juga akan ada tenda berukuran lebih kecil yakni berukuran 7x15 meter dengan AC berkekuatan 12 ton masing-masing 6 ton.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini