Share

Presiden Jokowi Ingin ke Arab Saudi, Pangeran MBS Sarankan Usai Haji 2022

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 398 2617669 presiden-jokowi-ingin-ke-arab-saudi-pangeran-mbs-sarankan-usai-haji-2022-umhrAh0LEo.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Okezone)

MAKKAH - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dijadwalkan saling berkunjung dalam waktu dekat.

Awalnya, Presiden Jokowi direncanakan ke Arab Saudi pada 1-2 Juli 2022, namun karena waktunya terbatas, Pangeran MBS memberi saran agar lawatan ke Saudi dilaksanakan usai ibadah haji 2022. 

"Pak Presiden itu, 1-2 Juli sulit diterima karena pertama, bagi Putra Mahkota dengan Presiden (Jokowi) sangat penting, sehingga kalau cuma 1 hari mungkin kurang maksimal," kata Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad di Daerah Kerja Makkah, Jumat (24/6/2022).

Pangeran MBS lalu menyarankan agar kunjungan Presiden Jokowi dilakukan usai ibadah haji 2022. "Sehingga beliau mengajukan bagaimana kalau sesudah haji saja, antara tanggal 17 Juli sampai 23 Juli dan itu tidak sehari tapi 2 hari full, sehingga bisa lebih intensif pembicaraannya," ujarnya.

Meski demikian, jadi atau tidaknya Presiden Jokowi melakukan lawatan ke Arab Saudi tergantung pada keputusan internal. Di sisi lain, lanjut Dubes mengatakan, Pangeran MBS menjanjikan akan berkunjung ke Indonesia sekitar bulan Juli.

"Jadi sama-sama kan jadi nanti terserah apakah bapak Presiden yang ke sini atau mungkin MBS ke Indonesia," ujar Dubes.

Untuk tanggal pastinya akan diatur masing-masing negara. Sebab, Dubes hanya memfasilitasi pertemuan tersebut. "Soal tanggal bukan kewenangan saya, itu kewenangan di sana tapi potensi untuk saling kunjung itu ada mungkin bapak Presiden yang ke sini atau mungkin tidak ke sini tapi juga diganti putra mahkota (MBS) yang ke sana (Indonesia)," ungkapnya.

Di sisi lain, Dubes menyebut bahwa dalam beberapa survei menyatakan Pangeran MBS tenar di kalangan anak muda Indonesia. Tentu ini bisa menjadi pertimbangan pangeran MBS ke Indonesia.

"Jadi kalau misalnya beliau diminta untul bicara di depan anak-anak muda kan hebat juga itu. Saya kira beliau Insya Allah tertarik, mudah-mudahan saja pemerintah Saudi mengambil keputusan oke, Putra Mahkota pada akhir bulan Juli ke Indonesia, kita kan senang juga," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini