Share

Ingat! Jamaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam ke Bagasi

Widya Michella, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 398 2617529 ingat-jamaah-haji-indonesia-dilarang-bawa-air-zamzam-ke-bagasi-lCiLRKmbac.jpg Ilustrasi air zamzam (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Kepala Daker Bandara Haryanto menyampaikan jamaah haji Indonesia dilarang memasukkan air zamzam ke dalam bagasi saat akan pulang ke Tanah Air. Sebab, mereka akan mendapat air zamzam dalam kemasan 5 liter secara gratis dari pemerintah setibanya di Tanah Air.

“Termasuk air zamzam. Bahkan perusahaan pengangkut mengingatkan bahwa 1ml air pun dilarang dimasukkan ke bagasi,” ujar Haryanto, dikutip dalam keterangan resminya, Jumat, (24/6/2022).

Pada kesempatan itu dirinya turut mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Makkah, Kamis 23 Juni 2022. Perusahaan tersebut ditunjuk oleh Saudi Airline guna menyiapkan gudang yang akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi milik jamaah haji Indonesia.

Sementara itu, Kasie Pelayanan dan Pemulangan (Yanmul) Daker Bandara Jeddah-Madinah, Edayanti Dasril Munir mengatakan, barang bagasi jamaah haji Indonesia, pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu. Sebelumnya akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg.

Lalu proses City Check akan dilakukan di hotel. Jamaah langsung mendapat bukti bagasi atau claim tag dan boarding pass. Sehingga diharapkan tidak ada lagi barang-barang terlarang yang akan diangkut.

"Ini based on safety regulation. Jadi barang yang tidak boleh dibawa antara lain, aerosol, bahan mudah meledak, senjata tajam, uang dengan jumlah tertentu, termasuk air Zamzam tidak boleh masuk dalam bagasi jemaah,” ujar Eda.

Kemudian jika dalam proses pemeriksaan ternyata masih ada koper yang berisi barang-barang yang dilarang, tutur Eda, maka barang langsung dikeluarkan dari bagasi, disaksikan petugas PPIH, dan dalam pengawasan CCTV. Barang tersebut kemudian kan dikembalikan ke Daker Makkah.

“Barang tidak akan dibuang. Jadi tidak ada bahasanya menzalimi jamaah,”kata Eda.

Sebagai informasi, setidaknya ada tiga proses pemulangan barang bagasi jemaah haji. Pertama, bagasi dikumpulkan dan ditimbang di lobi hotel dengan batas maksimum 32kg.

Kedua, bagasi diangkut ke gudang untuk keperluan pemeriksaan. “Dan selanjutnya adalah, ketika sudah clear dibawa ke storage semacam remote area sambil jamaah menunggu penerbangan kepulangan," tutur dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini