Share

Soal Tambahan 10.000 Kuota Haji, Kemenag: Mungkin untuk Jamaah Khusus

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 398 2617346 soal-tambahan-10-000-kuota-haji-kemenag-mungkin-untuk-jamaah-khusus-UwwLy3Rkgt.jpg Jamaah haji Indonesia. (Foto: Dani Jumadil Akhir)

MADINAH - Plt Irjen Kementerian Agama Nizar Ali mengungkapkan, kemungkinan tambahan 10.000 kuota haji tidak diperuntukkan untuk jamaah haji reguler. Hal ini dilihat dari segi kesiapan dengan waktu yang singkat.

"Pertama ini datangnya mepet, kalau dari segi dimensi analisis kita terhadap manajemen itu sangat riskan kalau untuk jemaah reguler," kata Nizar kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Kamis (23/6/2022) malam.

Nizar menambahkan, penambahan kuota 10.000 ini bisa diperuntukkan untuk jamaah haji khusus. "Analisis kami kemungkinan untuk jemaah haji khusus, fungsi pemerintah hanya regulator, sehingga masa pelunasan teman-teman haji khusus rata-rata ekonominya kuat, dan itu pure unit costnya dibiayai oleh jamaah," katanya.

 Baca juga: Resmi! Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji 10.000 Tahun Ini

Kendati demikian, pihaknya harus rapat terlebih dahulu dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena banyak hal yang harus dipersiapkan.

"Kalau ini kan harus raker dengan DPR, transaksi pesawatnya, layanan sini juga kateringnya, paspor visa itu butuh waktu. Kalau jamaah haji khusus sudah terbiasa," ujarnya.

Nizar menambahkan, nantinya hasil rapat pemerintah dengan DPR akan diumumkan sebelum keberangkatan terakhir jamaah haji Indonesia pada 3 Juli.

"Kalau kita sepihak enggak ada kemitraan namanya, jadi butuh seluruh komponen, pemerintah sebagai pelaksana, DPR sebagai supporting keputusan. Keputusan seminggu sebelum closing date, makanya jamaah reguler tidak mungkin," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini