Share

Pasutri Menabung 20 Tahun, yang Bisa Berangkat Haji Hanya Sang Istri

Dharmawan Hadi, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 393 2617824 pasutri-menabung-20-tahun-yang-bisa-berangkat-haji-hanya-sang-istri-Ak60xtjDvi.jpg Pasutri ini harus berpisah lantaran hanya sang istri yang diperbolehkan berangkat haji (Foto : MPI)

SUKABUMI - Pasangan suami-istri (Pasutri) calon jamaah haji terpaksa harus berpisah karena pembatasan usia dalam syarat untuk pergi menunaikan ibadah haji. Raut kesedihan terlihat saat upacara pelepasan calon jemaah haji kloter 30 di Gedung Juang 45, Jalan Veteran, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Jumat (24/6/2022).

Salah satu calon jamaah yang sedih adalah Muhtar (72), warga Kampung Cijangkar, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, lantaran dengan berat hati melepas istrinya, Juarsih (62) yang lolos dalam seleksi persyaratan calon jamaah haji. Sementara dirinya, tidak bisa berangkat karena terbentur batas usia.

"Saya daftar tahun 2010, dan menabung selama 20 tahun untuk berangkat haji ini dan sudah melunasinya sejak 2 tahun lalu. Kalo diberi kesempatan oleh Allah tahun depan saya berangkat, berarti saya menunggunya selama 3 tahun," ujar Muhtar kepada MNC Portal Indonesia.

Dengan tekad yang kuat, sepasang suami istri yang berpenghasilan dari buruh tani disisihkan sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa melunasi biaya ONH yang ditetapkan sebesar Rp70 juta untuk berdua. Namun cita-cita untuk berangkat berdua harus kandas karena Muhtar usianya melebihi dari batas yang ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Sangat sedih sekali tidak bisa berangkat, tapi saya akan terus berdoa mudah-mudahan tahun depan saya bisa berangkat ke tanah suci. Uang yang sudah saya setorkan tidak akan saya ambil kembali, biar tetap tercatat sebagai jemaah tunggu," ujar Muhtar.

Sementara itu Juarsih yang lolos dan berangkat bergabung dengan jemaah calon haji kloter 30 Kota Sukabumi harus pasrah pergi sendiri tanpa didampingi oleh suaminya. Karena menurutnya ini adalah kesempatan yang belum tentu didapatkan kembali.

"Saya akan berdoa khusus untuk suami saya di Mekkah nanti, agar tahun depan bisa berangkat haji. Dan insya Allah saya akan temaninya dengan berumrah, itu cita-cita kami berdua, semoga dimudahkan oleh Allah," ujar Juarsih.

(aky)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini