Share

Haji 2022, Penjual Kartu Perdana di Bandara Jeddah Bakal Diatur

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 392 2616361 haji-2022-penjual-kartu-perdana-di-bandara-jeddah-bakal-diatur-uUxulvRcr0.jpg Ilustrasi/ Foto: MCH

JEDDAH - Penjual kartu perdana seluler di area paviliun Bandara King Abdul Aziz, Jeddah akan ditertibkan dan diatur ulang agar proses kedatangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci berjalan lancar.

Kantor Urusan Haji (KUH) telah mengirimkan surat kepada Direktorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Pihak KUH meminta agar keberadaan para sales provider tersebut diatur dan ditertibkan oleh otoritas setempat.

"Inti suratnnya adalah permohonan untuk menertibkan dan mengatur penjualan kartu perdana di hall paviliun," kata Kepala KUH Nasrullah Jasam kepada Media Center Haji (MCH), Rabu (22/6/2022).

Nasrullah menambahkan, dengan pengaturan yang lebih baik lagi, para penjual kartu perdana tersebut masih tetap diberikan akses.

"Pengaturannya perlu diperbaiki atau ada yang standby di hotel. Ada semacam booth ya enggak apa-apa, asalkan tidak menganggu aktivitas jamaah. Apalagi kartunya kan gratis," ujar Nasrullah.

Namun, keberadaannya jangan sampai menganggu jamaah usai mendarat di Bandara Jeddah. Terlebih lagi, tidak semua jamaah haji Indonesia memahami hal tersebut.

"Tapi di sisi lain membantu jamaah. Cuma memang pengaturannya perlu diperbaiki," katanya.

Seperti diketahui, saat ini pemberangkatan jamaah haji memasuki fase gelombang II yaitu penerbangan langsung dari Tanah Air ke Jeddah. Usai dari Jeddah, langsung didorong ke Makkah untuk melakukan umrah wajib di Masjidil Haram.

Untuk itu, jamaah haji Indonesia gelombang II harus sudah memakai kain ihram di embarkasi keberangkatan. Hal ini sesuai kebijakan dari pemerintah Arab Saudi sejak 2018 yang memberlakukan tidak ada waktu menunggu di bandara kedatangan Jeddah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 Arsad Hidayat mengatakan, untuk menjalankan kebijakan Arab Saudi maka pemerintah membuat edaran kepada seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) provinsi di Indonesia untuk jamaah haji gelombang II agar menggunakan kain ihram di embarkasi masing-masing.

"Sehingga pada saat mereka berada di udara di Yalamlam, ada sebagian yang berniat di bus. Artinya kita complaint terhadap aturan Saudi yang tidak memberikan kesempatan kita berlama-lama," kata Arsad di Bandara Jeddah, Minggu (19/6/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini