Share

Jamaah Haji RI Nyaman dan Lancar saat Tawaf di Kakbah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 398 2612306 jamaah-haji-ri-nyaman-dan-lancar-saat-tawaf-di-kakbah-9VX73HUgTa.jpg Tawaf jamaah haji (Foto: Okezone)

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia yang melakukan umrah wajib di Masjidil Haram dilaporkan lancar dan nyaman. Umrah wajib ini sudah dilakukan hampir 18 kloter jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Makkah dari Madinah.

Sekretaris Sektor Khusus (Seksus) Masjidil Haram Slamet Budiono mengatakan, jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Makkah dapat melaksanakan kegiatan umrah wajib dengan aman dan lancar. Hal ini mengingat kuota jamaah haji dibatasi.

"Jadi tidak begitu padat dan lancar, sehingga nyaman untuk laksanakan umrah wajib. Sampai sekarang belum ada hal-hal yang menonjol," kata Slamet di Kantor Daker Makkah, Rabu (15/6/2022).

Umrah wajib ini seperti melakukan tawaf (mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali), sai hingga tahallul. Jamaah haji wajib mengikuti pembimbing ibadah atau ketua kloter. Selain itu, petugas akan mengarahkan jamaah yang tiba di terminal usai turun dari bus shalawat.

Baca juga: Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Pesawat dalam Penerbangan ke Madinah

"Seandainya nanti di dalam Masjidil Haram jamaah bingung tidak usah khawatir, bahwa petugas sudah ditempatkan di area tawaf, area sai, maupun pintu-pintu di Masjidil Haram. Sudah saya sampaikan ke jamaaah kloter per kloter, kami handle semua yang ada di Masjidil Haram," ujarnya.

Untuk sektor khusus Masjidil Haram terdiri dari 52 petugas. Dalam catatan Slamet, hanya 5-6 jamaah haji Indonesia yang bertanya atau terpisah dari rombongan saat di Masjidil Haram, namun dengan sigap para petugas sektor khusus membantu jamaah haji.

Baca juga: Fenomena Selfie di Kakbah, Jamaah Haji Indonesia Diminta Tak Berlebihan

"Jamaah yang sakit jalannya harus dibantu, maka dibantu petugas untuk menyelesaikan rukun umrah sampai selesai.

Apabila masih bisa jalan makan akan dibantu untuk selesaikan rangkaian ibadah dengan dibimbing berjalan. Namun kemarin ada yang dibantu dengan kursi roda. Ada 4 kursi roda yang disiapkan baik tawaf, sai sampai tahallul. Kemarin ada 3 jamaah ibu-ibu yang dibantu pakai kursi roda," tukasnya.

Sekadar informasi, kawasan Masjidil Haram tersedia enam pos yaitu Pos 1 di area tawaf, Pos 2 di area Marwah untuk mengantisipasi jamaah yang kesulitan saat sai, Pos 3 di pintu Babussalam untuk antisipasi jamaah dari sektor 1 Mahbas Jin, di Marwah mengantisipasi jamaah dari sektor 2, sektor 3 dan 4.

Lalu pos 4 di depan hotel Zamzam di depan pintu King Fahd untuk antisipasi jamaah yang datang dari terminal Ziad untuk jamaah di Misfalah. Pos 5 di depan Dar Al Tauhid untuk menggeser jamaah dari Marwah pulang ke Jarwal.

Kemudian Pos 6 di ujung masjid baru di gate King Abdullah untuk antisipasi apabila jamaah jalan kaki itu sering kali dilakukan pembegalan atau pemalakan di situ, tim linjam akan antisipasi di situ bergerak dari hotel Kiswah ke Masjidil Haram.

Baca juga: Indahnya Kisah Spiritual Ibadah Haji Pengusaha Susu KPBS, dari Dimudahkan hingga Doa Diijabah Allah SWT

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini