Share

Haji 2022: Melihat Hajar Aswad Lebih Dekat, Para Askar Merapat

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 398 2611079 haji-2022-melihat-hajar-aswad-lebih-dekat-para-askar-merapat-kPHJPO9h7V.jpg Hajar aswad (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Melihat Hajar Aswad lebih dekat selama pelaksanaan ibadah haji 2022. Hajar Aswad merupakan sebuah batu beraroma harum yang terdapat di sudut bangunan Kakbah, Masjidil Haram, Makkah.

Jurnalis Okezone, MNC Portal Indonesia (MPI) yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2022 berkesempatan melihat Hajar Aswad lebih dekat saat melakukan tawaf qudum di depan Kakbah.

Meski Hajar Aswad tidak bisa dipegang karena adanya larangan mencium batu Hajar Aswad dan diberi pembatas di seluruh area Kakbah, namun para jamaah masih bisa melihat Hajar Aswad dari jarak kurang lebih 2 meter dan memanjatkan doa di depan Hajar Aswad.

Untuk pengamanan di sekeliling Kakbah masih ketat, termasuk di titik Hajar Aswad.

Askar atau tentara penjaga pun 24 jam penuh menjaga salah satu sudut Kakbah ini agar tidak tersentuh jamaah.

Tak hanya di titik Hajar Aswad, seluruh bagian Kakbah juga tak bisa dipegang para jamaah karena diberi pembatas, ditambah para Askar yang siaga berjaga. Demikian juga di Hijr Ismail, situasinya tak berbeda, semuanya tertutup.

Baca juga: Larangan Mencium Hajar Aswad Masih Berlaku, Jamaah Jangan Paksakan Diri Mendekat

Selama pandemi Covid-19, pemerintah Saudi membatasi Kakbah dan Hajar Aswad dari sentuhan tangan jamaah. Tawaf dan ibadah sekitar Kakbah masih diizinkan dengan jumlah jamaah yang terbatas sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Hajar Aswad di Kakbah Pernah Hilang Selama 23 Tahun, Begini Ceritanya

Jamaah yang menjalankan tawaf tampak memahami kebijakan Saudi ini. Mereka tidak berani merangsek demi bisa mencium Hajar Aswad. Jika beberapa jamaah yang dinilai terlalu lama berada di dekat Hajar Aswad kemudian akan diminta oleh askar untuk jalan.

Follow Berita Okezone di Google News

"Mencium atau menyentuh Hajar Aswad itu sunah, jadi jangan sampai dipaksakan," ujar Kepala Seksi Petugas dan Keamanan Jamaah Daker Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Maskat.

Sekadar informasi, Hajar Aswad ini diyakini umat Islam berasal dari surga. Hajar Aswad menurut riwayat awalnya berwarna putih.

Tapi kini menjadi hitam karena banyaknya dosa manusia. Setiap Muslim yang tawaf di Kakbah disunahkan mencium atau melambaikan tangan ke Hajar Aswad.

Hajar Aswad adalah batu dari Surga yang diturunkan ke bumi saat Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT membangun Kakbah. Nabi Ismail yang pertama kali menemukannya, lalu Nabi Ibrahim pun meletakkannya di Kakbah.

Baca juga: Cerita Muslimah Jamaah Umrah Bertemu "Malaikat" hingga Dibantu Mencium Hajar Aswad Kakbah

Dahulu batu ini sangatlah terang, bahkan dapat menerangi seluruh Hijazwilayah Jazirah Arab. Selain itu, batu satu ini juga memiliki aroma yang khas dan masih bertahan dari dulu hingga sekarang.

Nabi Muhammad SAW pun sering menciumnya ketika tawaf, atau mengelilingi Kakbah. Hingga saat ini Hajar Aswad sering menjadi rebutan para jamaah haji dan umrah untuk menciumnya. Para jamaah mengincar batu ini dirasa akan mendapatkan berkah dan terhapus dosa-dosanya.

Baca juga: Masya Allah, Begini Wujud Hajar Aswad ketika Di-Zoom 4.000 Kali

Namun baik Kakbah maupun Hajar Aswad, bukanlah sesembahan. Akan tetapi sebagai tempat berdoanya umat Islam.

"Kami sama sekali tidak menyembah batu (Hajar Aswad), melainkan kami menyentuhnya dan menciumnya sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan. Ini artinya kami lakukan hal tersebut dalam rangka ibadah dan mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,” kata ulama terkemuka Arab Saudi, Syekh Shaleh Al Fauzan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini