Share

Jamaah Haji Diminta Waspada saat Ibadah di Masjid Nabawi, Ini Alasannya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 05:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 398 2606150 jamaah-haji-diminta-waspada-saat-ibadah-di-masjid-nabawi-ini-alasannya-b73oSfGE8J.jpg Jamaah di Masjid Nabawi diminta untuk tetap waspada saat menjalankan ibadah. (Foto : Media Center Haji)

MADINAH - Jamaah haji Indonesia diminta tetap waspada selama menjalani ibadah di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Apa alasannya?

Saat ini, jamaah haji Indonesia berdatangan ke Masjid Nabawi untuk melakukan ibadah arbain, yaitu shalat wajib berjamaah dalam 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi.

Kepala seksi (kasi) Perlindungan Jamaah (Linjam) Daker Madinah Harun Al Rasyid mengatakan, jamaah haji Indonesia diminta tetap waspada dari potensi aksi kejahatan di sekitar Masjid Nabawi. Sebab, ada beberapa modus operandi tindak kejahatan yang kerap terjadi.

"Modus operandi biasanya terjadi ketika jamaah terpisah dari rombongan, lanjut usia. Pelaku mendekati jamaah dengan alasan mengantar jamaah ke pemondokan," katanya kepada Media Center Haji, Madinah, Minggu (5/6/2022).

Untuk itu, selain memberi pelayanan dan perlindungan, petugas haji mengedukasi jamaah agar waspada sehingga tidak terjadi hal yang tidak diharapkan seperti aksi penjambretan dan penipuan karena juga kerap terjadi, meski di tanah haram.

"Makanya, selain petugas, jika ada yang akan membantu, jamaah harus hati-hati dan tidak mudah percaya," katanya.

Selain di Masjid Nabawi, jamaah haji Indonesia diminta tetap waspada saat melakukan ibadah lainnya di Tanah Suci.

"Tetap hati-hati. Jangan mudah percaya. Jalankan ibadah dengan tenang," katanya.

Harun mengatakan untuk menjaga keamanan, kenyamanan serta memberikan pelayanan kepada jamaah telah dioperasikan lima pos jaga di Masjid Nabawi.

Pos jaga tersebut merupakan bagian tim dari lingkungan jemaah (Linjam) PPIH 2022 yang bertugas di sektor khusus (seksus) di Masjid Nabawi. Tim ini terdiri atas TNI, Polri dan petugas kesehatan.

Bagi jamaah perempuan disiapkan petugas perempuan didampingi ABLA (petugas keamanan perempuan dari pemerintah Arab).

Kelima pos tersebut yaitu Pos utama di pintu nomor 332, Pos 2 di pintu nomor 328, Pos 3 di pintu nomor 306, untuk Pos 4 di pintu nomor 358 Baqi dan Pos 5 di pintu nomor 1 inti Raudhah.

Sekadar informasi, pada hari kedua operasional penyelenggaraan ibadah haji, ada 3.169 jamaah yang diberangkatkan ke Arab Saudi yang tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter) dari lima embarkasi.

Sebelumnya pada hari pertama, ada 2.763 jamaah dari lima embarkasi yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jadi total jamaah yang diberangkatkan sampai hari ini sebanyak 5.945 orang.

"Selama di Madinah, jamaah akan menetap dengan masa tinggal 8-9 hari untuk menjalankan shalat arbain, yakni shalat wajib berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi.

 
"Selain berziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi, jamaah juga akan mendapatkan paket ziarah ke berbagai tempat bersejarah seperti makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan Jabal Uhud," kata Sekretaris Ditjen PHU Kementerian Agama Ahmad Abdullah di tempat terpisah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini