Share

Antrean Ibadah Haji di Bogor 22 Tahun, yang Berangkat Cuma 450 dari 19.543 Calon Jamaah

Antara, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 398 2599248 antrean-ibadah-haji-di-bogor-22-tahun-yang-berangkat-cuma-450-dari-19-543-calon-jamaah-feiiblsqwC.jpg Antrean Jamaah Haji (Foto: Dokumentasi Okezone)

BOGOR - Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat mengungkapkan, sebanyak 19.543 warga Muslim di Bogor mengantre untuk berangkat ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah di Arab Saudi.

"Jumlah itu sudah dikurangi yang berangkat tahun ini 450 orang," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Ahyan Maemun di Bogor, Senin.

Ahyan menambahkan, masa antre berangkat berhaji di Kota Bogor bisa sampai 22 tahun.

Dia menjelaskan, warga yang masuk antrean haji sudah membayar setoran awal biaya perjalanan ibadah haji minimal Rp25.000.000 melalui bank serta mendaftar ke Kantor Kementerian Agama.

Baca Juga: Jamaah Haji Diminta Perdalam Manasik, Menag: Jangan Meremehkan Situasi Apa Pun

Warga yang sudah mendaftar berhaji ke Kantor Kementerian Agama mendapat bukti pendaftaran berupa Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) serta mendapat nomor porsi atau nomor urut pendaftaran, yang juga menjadi semacam nomor antrean keberangkatan.

"Porsi juga berarti tempat duduk di pesawat nanti, penginapan, dan lain-lain mengenai keberangkatan," kata Ahyan.

Warga yang sudah memiliki nomor porsi harus melunasi biaya perjalanan ibadah haji yang ditentukan oleh pemerintah setelah mendapat jadwal keberangkatan.

Pemerintah menentukan biaya perjalanan ibadah haji berdasarkan wilayah embarkasi atau tempat keberangkatan.

Tahun ini biaya perjalanan ibadah haji bagi anggota jamaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp39.886.009 per orang dan Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp39.886.009 per orang.

"Tentu setiap tahun (biaya haji) bisa saja berbeda melihat dari berbagai faktor yang berkaitan dengan biaya, pesawat, penginapan, dan lain-lain. Tapi pemerintah pasti memberikan biaya terbaik yang bisa dijangkau masyarakat," kata Ahyan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini