Share

Ketua DPR Minta Pemerintah Pastikan Vaksinasi Calon Jamaah Haji Tak Ada Kendala

Antara, Jurnalis · Minggu 22 Mei 2022 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 398 2598409 ketua-dpr-minta-pemerintah-pastikan-vaksinasi-calon-jamaah-haji-tak-ada-kendala-YURmhBPKCE.jpg Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Antara)

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk memastikan seluruh calon jamaah haji Indonesia tak terkendala masalah vaksinasi saat berangkat ke Tanah Suci.

"Sebagaimana kita ketahui, pemerintah Arab Saudi mensyaratkan vaksin dosis lengkap bagi seluruh jamaah haji. Di sisi lain, masih ada cukup banyak calon jamaah haji yang sudah terdaftar belum mendapatkan vaksin lengkap," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (22/5/2022).

Untuk itu, Puan meminta pemerintah mempercepat vaksinasi bagi calon jamaah yang belum mendapatkan vaksin lengkap.

Hingga saat ini, tercatat ada 89.175 calon jamaah haji yang sudah melunasi biaya haji dan mengonfirmasi keberangkatannya.

 Baca juga:  Dapat Tempat Istimewa di Arab Saudi, Ternyata Jamaah Haji Indonesia Terkenal Ramah, Santun dan Tertib

Namun, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, baru 76 persen yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.

"Oleh karena itu, ini harus segera dikebut dan menjadi prioritas. Jangan sampai nanti hanya karena masalah vaksin, umat gagal berangkat ke Tanah Suci," kata Puan.

Mantan Menko PMK menambahkan, pemerintah juga perlu mempersiapkan skema haji agar nantinya tak ada kendala baik dalam proses pemberangkatan, ibadah di tanah suci, hingga kepulangan.

Ini termasuk protokol kesehatan penyelenggaraan haji pada masa pandemi Covid-19 seperti vaksinasi.

"Protokol kesehatan bagi para jamaah haji baik saat perjalanan maupun selama berada di tanah suci harus dipersiapkan sebaik mungkin," ujarnya.

Puan menuturkan, umat muslim di Indonesia sudah lama menanti agar bisa kembali menunaikan ibadah haji.

Sebab, selama dua tahun berturut-turut Indonesia tak bisa memberangkatkan umat muslim ke tanah suci karena ibadah haji digelar terbatas akibat pandemi Covid-19.

"Oleh karena itu, kesempatan tahun ini jangan sampai disia-siakan. Pemerintah harus mempersiapkan sebaik-baiknya agar umat yang sudah menantikan ibadah haji ini dapat beribadah dengan maksimal," ujarnya.

Puan pun telah meminta Komisi VIII DPR untuk terus mengawal ketat kerja pemerintah dalam penyelenggaraan haji 2022 ini.

"Komisi VIII DPR harus memastikan bahwa semua tahapan serta persiapan benar-benar matang, dari sisi petugas kesehatan, pemondokan, dan konsumsi jamaah," ucap Puan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini