Share

Dana Haji untuk Pembangunan IKN, Menag Yaqut: Itu Hoaks, yang Ada Justru Pemerintah Subsidi

Widya Michella, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 392 2595372 dana-haji-untuk-pembangunan-ikn-menag-yaqut-itu-hoaks-yang-ada-justu-pemerintah-subsidi-wCviOr7bRb.jpg Menag Yaqut/ Youtube Sekretariat Presiden

JAKARTA-Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas membantah dirinya meminta masyarakat untik mengikhlaskan dana haji yang akan dipakai pemerintah untuk IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara.

Hal itu diungkapkannya dalam keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ibadah haji 1443H/2022M yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa,(17/5/2022).

(Baca juga: Ini Bocoran Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Petugas Haji 2022)

"Saya ingin menegaskan bahwa tidak benar kalau ada hoax kalau yang mengatakan bahwa dana haji digunakan pemerintah untuk keperluan ini dan itu termasuk keperluan untuk pembangunan IKN Itu sama sekali tidak benar"uja Menag.

Oleh karena itu, Ketua Umum GP Ansor ini membantah adanya narasi tersebut. Justru pemerintah lanjutnya malah memberikan subsidi kepada calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

 (Baca juga: Jamaah Haji Tidak Boleh di Atas 65 Tahun, Menag Yaqut: Aturannya dari Arab Saudi)

"Yang ada justru melalui BPKH pemerintah mensubsidi jamaah haji agar biaya besar yang harus dikeluarkan oleh jamaah agar bisa ke tanah suci bisa lebih ringan bagi jamaah,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan pihaknya telah menyiapkan dana kelolaan sebanyak yang dibutuhkan Rp. 81,7 juta perjamaah atau Rp. 7,5 triliun. Jamaah haji pun hanya tinggal membayar setengahnya atau sekitar 39,9 juta per jamaah.

"Seluruh pembiayaan sudah siap dalam bentuk saudi real, rupiah maupun living cost. Jumlah yang kami sediakan sudah sesuai dengan apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah dan persetujuan DPR,"ujarnya.

"Untuk itu kami sudah siap mentransfer kepada kerajaan Arab Saudi melalui pelayanan hotel, katering transportasi melalui kementerian agama,"tutup dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini