Share

Kemenag Tetapkan Bandara Kertajati sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji 2020

Amril Amarullah, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 07 398 2150168 kemenag-tetapkan-bandara-kertajati-sebagai-embarkasi-dan-debarkasi-haji-2020-gKxsU6KjS1.jpg Kemenag tetapkan Bandara Kertajati sebagai embarkasi dan debarkasi Haji 2020. (Foto : Dok Kemenag)

Sementara saat kedatangan dari Saudi, jamaah akan melakukan proses imigrasi dan pengecekan suhu di BIJB. Setelah itu, jamaah naik bus untuk diantar menuju Asrama Haji Bekasi. Ibut menambahkan bahwa secara umum BIJB siap sebagai embarkasi/debarkasi haji.

"Tim Saudi Airlines sudah datang untuk berdiskusi dan sudah tidak ada masalah," ujarnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan UmrahNizar menambahkan, tahun ini pihaknya akan membangun asrama haji di Indramayu. Dia berharap, Pemda bisa ikut membantu membangun masjid di sana.

"Terima kasih kepada Pemda. Pemda berjanji bangun masjid di asrama haji Indramayu," tuturnya.

Kepada pengelola BIJB Kertajati, Nizar mengingatkan bahwa akhir Januari 2020, GACA (General Authority of Civil Aviation), Arab Saudi, akan melakukan survei. Nizar harap baik Pemprov,

Dirjen Perhubungan Udara, Otoritas PT Angkasa Pura II, maupun Kepala BIJB Kertajati dapat memberikan penjelasan dengan baik terkait kesiapan BIJB Kertajati sebagai Bandara Penerbangan Haji Tahun 2020.

Bandara Kertajati. (Foto : Dok Kemenag)

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan terima kasih atas adanya kepastian dari Menag tentang pemanfaatan BIJB sebagai embarkasi/debarkasi haji. Menurutnya, hal itu sudah lama diharapkan masyarakat Jabar.

"Fasilitas di sini sudah memadai, tapi belum bisa dimanfaatkan maksimal. Insya Allah dengan keputusan ini, BIJB lebih manfaat untuk agama dan negara," harapnya. Wagub juga berharap BIJB Kertajati bisa dimaksimalkan untuk pemberangkatan umrah masyarakat Jabar.

Sebelum menuju BIJB, Kakanwil Kemenag Jabar Bukhori di Asrama Haji Bekasi menjelaskan proses pemberangkatan jemaah haji Jawa Barat. Menurutnya, sebelum diberangkatkan ke Bandara Kertajati, jemaah akan menginap di Asrama Haji Bekasi. Di asrama haji, akan dibagikan gelang identitas, paspor, dan uang saku (living cost) jemaah sebesar SAR1500. Pemeriksaan kesehatan jamaah, x-ray, boarding, dan proses imigrasi juga dilakukan di asrama haji.

"Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, jamaah kemudian diberangkatkan dengan bus dari asrama haji menuju Bandara Kertajati dengan estimasi waktu tempuh 3-4 jam," kata Bukhori.

(erh)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini