Humor Sufi: Kopi Tua

Jum'at 20 Desember 2019 22:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 132 2144512 humor-sufi-kopi-tua-MHu90oaGxm.jpg Kopi Tua ala Orang Madura

Tokoh kita kali ini masih Mattalih, jamaah haji asli Orang Madura. Sebab,yang bersangkutan memang layak diekspos ke media.

Setelah cukup lama di toilet, karena bingung mencari air, malu bertanya dan setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan dengan coba sana-coba sini, ia menyelesaikan sendiri persoalannya, ia keluaran duduk kembali di kursinya dengan tenang.

Tak Lama kemudian, ia tersenyum cengengesan sendiri. Penyebabnya, di depan, dua orang pramugari sedang menghidangkan kopi dan teh kepada para penumpang. Sebagai penggemar kopi, ia sangat senang, dan ini memang yang diidamkan dari tadi.

Dikutip dari buku Orang Madura Naik Haji Mati Ketawa ala Orang-Orang Madura karya Abdul Mukti Thabrani, setelah tiba gilirannya, petugas nan cantik itu menawari Mattalih dengan ramah, "Pak Haji, kopi atau teh, silakan pilih yang mana, Pak?"

Kontan saja Mattalih menjawab dengan pasti, "Kopi! Yang tua ya."

Pramugari bingung bukan main, "Maaf, maksudnya gimana, Pak?"

"Ya, tolong buatkan saya kopi yang tua," jawab Mattalih.

Pramugari itu masih tidak paham. Sebab, ia memang bukan orang Madura. Seandainya pramugari itu orang Madura, pasti paham apa yang dimaksud dengan kopi yang tua. Kopi yang tua bukan berarti umur kopi itu telah tua renta berusia puluhan tahun, tetapi kopi yang kental, hitam pekat, tidak bening, dan tidak muda.

Ada-ada saja! Untung pramugarinya tidak tersinggung dengan kata-kata "tua" yang diucapkan Misraji. Sebab, yang ia katakan ialah "kopi tua", bukan perawan tua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini