nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenag Optimis Indeks Kepuasan Haji 2019 Mencapai 85,30

Widi Agustian, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 01 398 2111481 kemenag-optimis-indeks-kepuasan-haji-2019-mencapai-85-30-KShPnKgC8Z.jpg Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali ketika berbicara di Bandung. (Foto: Kemenag.go.id)

BANDUNG – Kementerian Agama optimis indeks kepuasan haji 2019 meningkat dari tahun sebelumnya atau mencapai angka 85,30. Sebelumnya pada masa haji 1439 hijriah/2018 masehi, berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks kepuasan haji nasional berada pada angka 85,23.

Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali saat membuka Evaluasi Layanan Akomodasi, Transportasi, dan Konsumsi di Arab Saudi 1440 hijriah/2019 masehi, di Bandung, Jawa Barat.

"Alhamdulillah masa operasional haji telah selesai kita laksanakan, dan segera pada 8–10 Oktober kita akan melakukan evaluasi secara nasional. Saya optimis, indeks kepuasan jamaah haji tahun ini akan meningkat," ujar Nizar, Senin 30 September 2019, sebagaimana dikutip dari Kemenag.go.id.

Baca juga: Tiga Jamaah Haji yang Dirawat Diperbolehkan Pulang ke Tanah Air 

Sikap optimis Nizar bukan tanpa alasan. Ia mengatakan, selama masa operasional, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kerap mendapat apresiasi. Bukan hanya datang dari jamaah, apresiasi juga datang dari DPR maupun DPD yang bertugas sebagai pengawas haji dan negara lain.

"Apresiasi terhadap penyelenggaraan haji Indonesia tidak hanya dilontarkan oleh Pemerintah Arab Saudi, tapi juga dari Malaysia, Turki, dan Somalia. Rata-rata menyampaikan penyelenggaraan haji Indonesia lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Nizar yang didampingi Kepala Kanwil Jawa Barat Bukhari.

Baca juga: Fakta-Fakta Penyelenggaraan Ibadah Haji di Madinah 

Hal ini, menurut Nizar, harus menjadi pemicu bagi Pemerintah Indonesia untuk terus memperbaiki pelayanan haji pada tahun yang akan datang.

"Jangan lupa semboyan kita, 'Syukuri haji dengan terus berinovasi'," jelasnya kepada peserta evaluasi yang terdiri dari Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah dari seluruh Indonesia serta perangkat PPIH Arab Saudi 1440H/2019M.

Sementara Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis juga mengungkapkan rasa syukur atas berakhirnya masa operasional haji di Arab Saudi pada 15 September.

"Alhamdulillah secara umum layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi di Arab Saudi dapat berjalan dengan baik dan lancar, walaupun pada tahun ini ada tambahan 10.000 jamaah," kata Sri Ilham.

Baca juga: Masjidil Haram Sepi, Jamaah Antre Cium Hajar Aswad 

Berdasarkan catatannya, sekurangnya ada empat inovasi haji 2019 yang mendapat sambutan baik dari masyarakat, yakni penempatan jamaah di Makkah berdasarkan zonasi, pengurusan bagasi oleh maktab wukala almuwahhad, penyediaan AC di Arafah, dan terakhir penerapan EYAB untuk kepulangan jamaah.

Sri Ilham mengatakan, untuk menyusun strategi dan rencana perbaikan layanan transportasi, akomodasi, serta konsumsi pada pelaksanaan haji 1441H/2020H, selama tiga hari ke depan akan dibedah prosesi layanan di tahun ini.

Baca juga: PPIH Kirim Lima Surat Teguran untuk Perusahaan Katering di Madinah 

"Di sini yang hadir adalah para kasubdit yang pada penyelenggaraan tahun ini juga bertindak sebagai kepala daerah kerja, serta para kabid yang bertugas sebagai kepala sektor. Hadir juga rekan-rekan dari Kementerian Perhubungan, Biro Pusat Statistik (BPS), hingga Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung," tutur Sri Ilham.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini