nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjidil Haram Sepi, Jamaah Antre Cium Hajar Aswad

Widi Agustian, Jurnalis · Minggu 15 September 2019 23:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 15 398 2105185 masjidil-haram-sepi-jamaah-antre-cium-hajar-aswad-06uFdoea6V.jpg Ilustrasi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi (foto:Okezone)

MAKKAH - Masa operasional haji 1440H/2019M sudah berakhir. Jamaah haji Indonesia sudah meninggalkan kota Makkah menuju Madinah sejak 6 September 2019. Sedang kloter terakhir jamaah haji Indonesia meninggalkan kota Madinah kembali ke Tanah Air hari ini, Minggu 15 September 2019. 

Makkah mulai sepi, Masjidil Haram pun mulai lengang. Namun, beberapa jemaah umrah dari Indonesia dan Malaysia sudah mulai berdatangan. Mereka tampak melakukan ibadah umrah di Masjidil Haram.

Baca Juga: PPIH Kirim 5 Surat Teguran untuk Perusahaan Katering di Madinah 

Area tawaf (mathaf) hari ini tampak semakin longgar. Kesempatan untuk beribadah di sekitar Kakbah semakin luas. Bahkan, sejak pagi hingga masuk waktu Dzuhur, petugas Masjidil Haram mengatur jamaah untuk membentuk antrean mencium Hajar Aswad. 

Sementara sebagian jamaah melakukan tawaf, sebagian lainnya salat sunnah di maqam-maqam mustajabah, seperti Hijir Ismail dan Maqam Ibrahim. 

Hajar Aswad (foto: Okezone)	 

Antrian Hajar Aswad memanjang sekitar 50 meter. Ujung antrian ada di pintu masuk Hijir Ismail, memanjang ke arah Rukun Yamani baru memutar ke sudut Hajar Aswad. Lama mengantre dari Hijir Ismail sampai Hajar Aswad sekitar 15 menit. Petugas mengatur giliran dan hanya memberi kesempatan jemaah untuk satu kali kecupan saat mencium Hajar Aswad lalu segera keluar. 

Suasana di sekitar Hajar Aswad yang biasanya penuh dengan orang-orang berdesakan pun menjadi teratur. Para jemaah berkesempatan untuk mencium Hajar Aswad dengan tertib dan tenang. Bahkan, tidak jarang jemaah yang sudah berkesempatan untuk mencium, kembali lagi mengantre agar bisa mencium Hajar Aswad yang kedua atau bahkan ketiga kali.

Masuk waktu Dzuhur, antrean dicukupkan. Jamaah diminta untuk membentuk barisan salat berjamaah. Menunggu iqamah, tampak petugas membersihkan Hajar Aswad dan Rukun Yamani, lalu kembali melumurinya dengan minyak wangi. 

Selepas Dzuhur, antrean belum lagi diberlakukan sehingga jamaah kembali berebut saat akan mencium Hajar Aswad.

Baca Juga: Strategi Perbaikan Layanan Haji Tahun Depan, Apa Saja?

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini