nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Operasional Haji Segera Berakhir, Jamaah Sakit Tidak Perlu Khawatir

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 06:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 398 2103782 operasional-haji-segera-berakhir-jamaah-sakit-tidak-perlu-khawatir-7K0jVa8Wux.jpg Ilustrasi jamaah haji Indonesia sakit di Tanah Suci. (Foto: Okezone)

JEDDAH – Operasional ibadah haji 1440 hijriah/2019 masehi hampir selesai. Kloter terakhir jamaah haji Indonesia akan kembali ke Tanah Air pada 15 September. Meski begitu, jamaah sakit yang dalam perawatan tidak perlu khawatir.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mencatat masih ada 27 jamaah haji yang dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Sebanyak 100 jamaah masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Baca juga: Banyak WNI Dideportasi di Musim Haji, Konjen: Ini Siklus Tahunan 

Ketua PPIH Arab Saudi yang juga Konsul Haji pada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali mengatakan bahwa jamaah yang belum bisa pulang karena sakit akan tetap mendapat perawatan. Jika dinyatakan layak terbang oleh pihak rumah sakit, maka akan dipulangkan.

Dia mengungkapkan, KUH sudah membentuk tim pemulangan untuk jamaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi.

Baca juga: Dukung Pelayanan Haji, PPIH Beri Penghargaan ke Mitra Kerja 

"Kita menunggu catatan medis dari rumah sakit. Jika rumah sakit menilai jamaah sudah bisa diterbangkan, kita akan koordinasi dengan maskapai untuk pemulangan," ujar Endang di Jeddah.

"Jamaah tidak perlu khawatir. Selama masih dirawat, rumah sakit akan terus jamin pengobatan," sambungnya.

Kasi Penyiapan Transportasi Udara Edayanti Dasril menambahkan bahwa pemulangan jamaah haji sampai Tanah Air menjadi bagian dari kontrak kerja sama penerbangan dengan Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Dia menuturkan, kedua maskapai ini bertanggung jawab mengantar jamaah haji sakit, baik pada masa operasional maupun usai operasional haji.

Baca juga: Ini Alasan Arab Saudi Hapus Biaya Visa Progresif 

Jamaah sakit yang mendapat izin penerbangan saat operasional haji masih berlangsung, kata Eda, akan diantar sampai embarkasi. Apabila embarkasi jamaah tersebut sudah selesai operasionalnya, maka diantar ke embarkasi terdekat.

"Adapun untuk jamaah haji sakit yang dipulangkan pasca-operasional, akan diantar sampai provinsinya masing-masing," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Umumkan Pencabutan Visa Progresif Umrah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini