nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sistem Zonasi Jamaah Haji Akan Diperluas hingga Armuzna

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 05:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 12 398 2103779 sistem-zonasi-jamaah-haji-akan-diperluas-hingga-armuzna-GnN21L7Gy3.jpg Jamaah haji di Tanah Suci. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

JEDDAH – Penyelenggaraan ibadah haji 1440 hijriah/2019 masehi mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali menyatakan rasa syukur karena layanan kepada jamaah haji dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

"Setiap tahun indeks kepuasan jamaah diukur oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mendapatkan angka yang selalu meningkat. Pada 1439 hijriah/2018 masehi yang lalu indeks kepuasan jamaah mendapat angka 85,23," tutur Nizar ketika berikan sambutan dalam acara Apreciation Night Hajj 2019 yang digelar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Aula Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah.

Baca juga: Petugas Haji di Arab Saudi Gelar Salat Gaib dan Tahlil untuk BJ Habibie 

Sebagai penanggung jawab PPIH sekaligus Dirjen PHU, Nizar mengatakan bahwa tahun depan PPIH telah mencanangkan peningkatan program bimbingan ibadah haji secara terpadu, mulai pola bimbingan di kabupaten/kota, penyempurnaan buku bimbingan manasik, penyempurnaan rekrutmen petugas bimbingan ibadah dan konsultan ibadah, serta sinkronisasi pola bimbingan ibadah selama di Tanah Suci.

"Selain itu, sistem zonasi penempatan akan terus dilakukan, dengan ditambahkan zonasi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna)," ujar Nizar.

Diharapkan peningkatan kualitas bimbingan ibadah dan sistem zonasi dapat melengkapi sejumlah inovasi yang telah diterapkan pada tahun ini.

Baca juga: Indonesia-Arab Saudi Bakal Bahas Tambahan Kuota Haji pada November 

Sekadar diketahui, tahun ini pemerintah telah menerapkan beberapa inovasi dalam penyelenggaraan ibadah haji, yakni:

a. Pelayanan fast track di bandara Madinah dan Jeddah;

b. Peningkatan jumlah sewa hotel full musim di Madinah;

c. Penomoran tenda jamaah haji di Arafah dan Mina;

d. Revitalisasi satuan tugas operasional Armuzna;

e. Penguatan bimbingan manasik haji dengan menyinkronkan fikih dengan

kondisi di lapangan;

f. Sistem laporan haji dengan menggunakan aplikasi terpadu;

g. Monitoring kesehatan jamaah haji secara terpadu dan terintegrasi sejak dini.

Menurut Nizar, berbagai inovasi tersebut telah terlaksana dengan baik dan lancar sesuai rencana, ditambah lagi dengan adanya penambahan fasilitas AC di Arafah dan percepatan proses pemulangan jemaah haji di Bandara Jeddah dan Madinah melalui fasilitas Eyab.

"Kami sangat mengapresiasi ketersediaan fasilitas tersebut dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan bagi jemaah haji Indonesia," ujarnya di hadapan mitra kerja yang hadir malam itu.

Baca juga: Penghapusan Visa Progresif Haji dan Umrah Berlaku Efektif Seminggu Lagi 

Nizar mengatakan bahwa selain memberikan penghargaan Hajj Award 2019 kepada mitra kerja yang memiliki kinerja sangat baik, malam apresiasi ini juga digelar sebagai wadah komunikasi dan koordinasi PPIH dengan para mitra kerja di Arab Saudi.

"Mewujudkan kemabruran haji adalah tugas bersama kita semua. Diperlukan upaya keras, kedisiplinan, koordinasi yang intensif, serta saling mengingatkan satu dengan yang lain, dan menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan ibadah haji," jelasnya.

Baca juga: Arab Saudi Hapus Progresif dan Kenakan Biaya Visa, Begini Penjelasannya 

Hadir sejumlah mitra kerja PPIH dalam penyelenggaraan haji, mulai Muassasah Asia Tenggara, pihak Otoritas Bandara Internasional Malik Abdul Aziz, Jeddah, pihak General Authority Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, serta para penyedia layanan akomodasi, katering, dan transportasi yang terbaik di Makkah serta Madinah.

Dari PPIH, hadir penanggung jawab Nizar Ali, Konjen RI Hery Sarifudin, Ketua Endang Djumali, serta jajaran PPIH lainnya.

1
2

Berita Terkait

Info Haji 2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini