nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Arab Saudi Umumkan Pencabutan Visa Progresif Umrah

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 05:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 11 398 2103236 pemerintah-arab-saudi-umumkan-pencabutan-visa-progresif-umrah-zWv4l18ovZ.jpg Ilustrasi jamaah umrah. (Foto: Okezone)

JEDDAH – Konjen RI di Jeddah Mohamad Hery Saripudin mengonfirmasi bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mencabut aturan visa progresif untuk umrah.

"Terkait visa progresif, sore ini kami terima konfirmasi bahwa ada dekrit raja yang membatalkan. Jadi biayanya flat. Yang dua ribu dihilangkan," terang Hery Sarifuddin usai menghadiri Malam Anugerah Haji 2019 di Kantor Urusan Haji di Jeddah, Selasa 10 September 2019, sebagaimana dikutip dari Kemenag.go.id.

Baca juga: Tarif Visa Progresif Haji dan Umrah Turun Jadi Rp1,2 Juta 

Menurutnya, perubahan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Saudi dalam mewujudkan visi 2030, salah satunya target jamaah umrah mencapai 30 juta orang. Kalau tahun lalu sekira 8juta jamaah, tahun depan ditargetkan mencapai 10 juta.

"Pemerintah Saudi ingin mendiversifikasi ekonominya dari berbagai economic resources, termasuk umrah," jelasnya.

Baca juga: Alur Paspor Selama di Arab Saudi, Tidak Dipegang Jamaah Haji 

Hal senada disampaikan Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali. Menurutnya, pengumuman pencabutan visa progresif secara resmi disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Sulaiman Al Massaath pada Selasa sore dalam kesempatan jumpa pers yang disiarkan oleh Saudi Press Agency.

"Sore tadi sekitar jam 16.00 waktu sini, Saudi sudah mengumumkan, kebijakan visa progresif umrah dihapus. Pensosbud KJRI juga sudah mengkonfirmasi pemberlakuan aturan baru ini," jelas Endang Djumali di Jeddah.

Arab Saudi memberlakukan visa progresif bagi jamaah umrah sejak 2016. Jamaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama dikenakan biaya tambahan untuk visa sebesar SAR2000 atau setara Rp7,6juta. Aturan tersebut kini telah dicabut oleh Saudi.

Bersamaan dengan pencabutan visa progresif, Pemerintah Saudi mengumumkan aturan baru tentang pemberlakuan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk Government Fee sebesar SAR300.

Baca juga: Jamaah Haji Sakit Bisa Diterbangkan Pulang dalam Keadaan Berbaring 

Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

"Jadi, kebijakannya bukan mengurangi visa progresif dari SAR2000 menjadi SAR300, tapi mencabut aturan visa progressif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan Government Fee sebesar SAR300," jelasnya.

"Ketentuan ini hanya berlaku untuk visa umrah," jelasnya.

Baca juga: Ada PPIH Jilid 2, Berisi 6 Petugas untuk Monitor Jamaah Sakit 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini