nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada PPIH Jilid 2, Berisi 6 Petugas untuk Monitor Jamaah Sakit

Widi Agustian, Jurnalis · Senin 09 September 2019 19:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 09 398 2102618 ada-ppih-jilid-2-berisi-6-petugas-untuk-monitor-jamaah-sakit-qKJUIFFnnc.jpg Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah. (Foto : Dok Okezone.com/Widi Agustian)

MADINAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan akan pulang ke Tanah Air pada 16, 17, dan 18 September 2019.

Jamaah haji yang tengah dalam perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit Arab Saudi (RSAS) akan dimonitor PPIH bidang kesehatan ini sampai tiba waktunya mereka pulang.

"Visitasi tersebut akan tetap dilakukan sampai PPIH bidang kesehatan kembali ke Tanah Air, yang terjadwal pada 16, 17, dan 18 September 2019," kata Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr Indro Murwoko, Senin (9/9/2019).

Setelah itu, dia melanjutkan, seluruh daftar jamaah yang masih dirawat di RSAS akan diinformasikan ke Teknis Urusan Haji (TUH) Indonesia untuk memonitor selanjutnya.

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah (Foto: Dok Okezone.com/Widi Agustian)

"Sampai PPIH jilid 2 yang bertugas melakukan visitasi ke RSAS diberangkatkan dari Indonesia," katanya.

Saat ini, dia mengaku proses keberangkatan PPIH bidang kesehatan jilid 2 tersebut tengah dalam proses.


Baca Juga : 136 Jamaah Haji Masih Dirawat di KKHI dan RS Arab Saudi

"Ya kita sedang proses segera. Tentu dipersiapkan oleh teman-teman Pusat Kesehatan Haji yang ada di Tanah Air. Termasuk kesiapan visa untuk mereka. Mengacu ke tahun sebelumnya akan ada 6 tenaga kesehatan," ujarnya.

Lama penugasan untuk petugas jilid 2 ini adalah satu bulan. Enam orang tersebut, lanjut dia, akan bertugas di Makkah, Madinah, dan Jeddah. "Masing-masing akan bertugas dua orang," tuturnya.


Baca Juga : Ini Esensi Arbain, Salat Wajib Berjamaah 40 Waktu di Masjid Nabawi

(erh)

Berita Terkait

Info Haji 2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini