nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jamaah Haji Batuk Berjamaah di Masjidil Nabawi, Kenali Penyebabnya!

Widi Agustian, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 23:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 07 398 2101983 jamaah-haji-batuk-berjamaah-di-masjidil-nabawi-kenali-penyebabnya-gDon4Rak26.jpg Penanggung Jawab Tim Gerak Cepat Sektor 3 Madinah, PPH Arab Saudi, dr Ronni Juliandri (Foto: Widi Agustian)

MADINAH - Suara batuk saling bersahutan di Masjid Nabawi, Madinah. Saling berbalasnya batuk ini kerap terjadi di setiap waktu salat wajib.

Untuk itu, jamaah haji harus melakukan sejumlah hal untuk tetap sehat, termasuk terhindar dari batuk-batuk ini.

Penanggung Jawab Tim Gerak Cepat (TGC) Sektor 3 Madinah, PPIH Arab Saudi, dr Ronni Juliandri menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan jamaah haji menderita batuk-batuk.

Paling utama adalah karena kondisi tubuh jamaah yang memang tengah tidak fit. Karena kondisi badan tidak fit, maka bisa terjadi penularan infeksi saluran pernapasan kepada orang lain melalui udara (bercak ludah) yang mengandung mikroorganisme saat penderita batuk, berbicara atau bersin, hal ini dikenal dengan droplet infection.

"Droplet atau penularan kepada orang lain bisa terjadi. Tapi tidak serta merta demikian. Kalau kondisi badan fit tidak akan terjadi penularan," kata dia, Sabtu (7/9/2019).

Baca Juga: Jamaah Haji Harus Jaga Kemabruran dengan Dua Hal Ini, Apa Itu?

Untuk itu, jamaah haji yang masih berada di Madinah diharapkan bisa menjaga kondisi badannya agar tetap fit.

Kakbah

Selanjutnya, batuk terjadi karena jamaah kurang mengkonsumsi air minum. "Harus banyak minum, jangan tunggu haus. Karena minum itu menjaga sirkulasi tubuh tetap lancar," ungkap dia.

Kurang minum ini akan menimbulkan terjadinya infeksi sekunder di faring atau tenggorokan. Hal ini akan memancing datangnya kuman, yang pada akhirnya berpotensi menyebar ke orang lain.

"Jadi batuk berjamaah," kata dia.

Untuk itu, petugas haji senantiasa meminta jamaah untuk melengkapi diri setiap keluar hotel dengan alat pelindung diri, termasuk masker.

Batuk juga terjadi karena adanya perubahan cuaca ekstrim yang dialami jamaah haji. Di mana suhu di Indonesia lumayan sejuk, sementara di Arab Saudi suhunya selalu di atas 40 derajat celcius.

"Perubahan ini bisa menimbulkan batuk. Banyak orang yang alergi pada perubahan cuaca," tutur dia.

Baca Juga: Pelaku Penipuan Calon Jamaah Haji Harus Ditindak Tegas!

(Ari)

Berita Terkait

Info Haji 2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini