Jamaah Haji Gunakan Visa Ziarah dan Pekerja, Kemenag Lakukan Penyelidikan

Widi Agustian, Jurnalis · Selasa 03 September 2019 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 398 2100041 200-jamaah-haji-gunakan-visa-ziarah-dan-pekerja-kemenag-lakukan-penyelidikan-JXK0hohqv3.jpg Jamaah haji (Foto: Ist)

MADINAH - Jumlah jamaah haji furoda yang menggunakan visa mujamalah tercatat sebanyak 3.076 jamaah pada musim haji 2019.

"Dan ada kurang lebih 200 jamaah yang melaksanakan haji menggunakan visa ziarah dan visa amil," sebut keterangan tertulis tim Pengawas Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) PPIH Arab Saudi.

Beberapa temuan di lapangan jemaah haji dengan visa mujamalah atau haji furoda, visa ziarah dan amil tidak mendapatkan pelayanan sesuai dengan janji atau kesepakatannya.

"Tentu hal ini merugikan jamaah," tambah dia.

Baca Juga: Jamaah Haji yang Meninggal Capai 401 Orang

Haji

Beberapa resiko bagi jamaah yang menggunakan visa ziarah atau amil adalah gagal berangkat, deportasi, tidak dapat beribadah dengan aman dan nyaman, tertangkap pihak berwenang di Arab Saudi, menghadapi kendala dokumen administrasi kepulangan serta kerugian material yang tidak sedikit.

Terkait dengan permasalahan ini, Kemenag akan melakukan penelusuran kepada pihak-pihak yang membawa jamaah tersebut atau yang menyalahgunakan visa ziarah dan amil untuk haji.

"Visa yang diizinkan untuk melaksanakan haji adalah visa haji. Sehingga apabila ada tawaran kepada masyarakat untuk haji harus dipastikan bahwa dia menggunakan visa haji, bukan visa ziarah atau amil (pekerja) sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman serta mendapatkan pelayanan sesuai dengan perjanjian atau kesepakatan," tuturnya. 

Baca Juga: Jamaah Harus Resapi 5 Aspek Ibadah Haji, Apa Saja?

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini