nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jamaah Haji Furoda Tahun Ini Tercatat 3.076 Orang

Widi Agustian, Jurnalis · Senin 02 September 2019 14:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 02 398 2099608 jamaah-haji-furoda-tahun-ini-tercatat-3-076-orang-J5Sw6X6LtA.jpg Jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

MADINAH – Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan pengawasan operasional dalam masa haji tahun 2019 masehi/1440 hijriah terhadap pelayanan yang diterima jamaah haji khusus.

"Pengawasan kepada jamaah haji khusus meliputi lama masa tinggal di Arab Saudi, pelayanan bimbingan ibadah, pelayanan transportasi, pelayanan akomodasi atau hotel, apartemen transit, pelayanan katering, pelayanan kesehatan, penanganan jamaah sakit atau meninggal, dan pelayanan Masyair (Armuzna)," kata Kepala Bidang Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Abdul Muhyi.

Baca juga: 7 Jamaah Haji Khusus Sakit Belum Dipulangkan, 24 Wafat di Arab Saudi 

Selain itu juga dilakukan pengawasan terhadap jamaah haji yang menggunakan visa mujamalah atau furoda yang pada tahun ini terdata sebanyak 3.076 orang.

Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari menjelaskan Kerajaan Arab Saudi selalu memberikan kesempatan kepada sejumlah warga di dunia, termasuk Indonesia, untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun itu juga tanpa antre.

Baca juga: Arab Saudi Cairkan Cek Korban Crane, Begini Tanggapan Menag Lukman Hakim 

Mereka yang mendapat undangan berhaji itu disebut haji furoda. Mereka diberikan visa haji mujamalah.

"(Haji furoda) tidak termasuk kuota yang tertera dalam MoU (kesepakatan Indonesia-Arab Saudi). Kita tidak pernah tahu jumlahnya dan ditujukan kepada siapa saja," kata Jauhari.

Sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, untuk mengatur hal-hal yang tidak digunakan, warga negara Indonesia yang mendapat undangan berhaji dengan visa mujalamah harus berangkat menggunakan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) atau yang dikenal dengan perusahaan travel yang terdaftar di Kemenag.

"Agar pemerintah tahu dan bisa melakukan monitoring perlindungan jamaah haji," tutur dia.

Baca juga: Arab Saudi Cairkan Cek Rp85 Miliar untuk Jamaah Haji Korban Crane 2015 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini