nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Enam Jamaah Haji Asal Embarkasi Padang Meninggal di Tanah Suci

Rus Akbar, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 15:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 14 398 2091831 enam-jamaah-haji-asal-embarkasi-padang-meninggal-di-tanah-suci-e4xsZQbP46.jpg

PADANG - Sampai hari ini jamaah haji dari Embarkasi Padang yang meninggal di Tanah Suci berjumlah enam orang. Informasi ini dibenarkan Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Irwan.

“Dari 7.001 orang jamaah Embarkasi Haji Padang, enam orang diantaranya meninggal di Tanah Suci, empat jamaah Sumatera Barat dan 2 orang jamaah Bengkulu,” katanya, Rabu (14/8/2019).

Kata Irwan, dari enam yang meninggal itu empat orang diantaranya meninggal sebelum pelaksanaan wukuf dan dua orang setelah wukuf di Padang Arafah.

Adapun jamaah Sumatera Barat yang meninggal kemarin Senin 12 Agustus atas nama Lazran Mizlan Rais (68) laki-laki, Kloter 2 asal Pondok, Sasak Ranah Pasisie Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Wafat Hari Senin tanggal 12 Agustus 2019 di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mina dengan diagnosa Circulatory Diases dimakamkan di Sharaye Mekkah.

Haji 2019

Kakanwil menyampaikan kondisi jamaah dalam keadaan baik dan saat ini posisi jamaah berada di Mina. Hari ini jamaah sudah melaksanakan nafar awal dan besok sudah nafar sani. Di mana jamaah akan mulai bergerak menuju Mekah (pemondokan).

“Alhamdulillah secara keseluruhan jamaah haji kita dalam keadaan sehat. Namun ada beberapa orang yang sakit dan dirawat namun sudah disafari wukufkan. Ini karena kondisi jamaah kita banyak yang sudah tua. Sampai saat ini seluruh jamaah haji sudah melaksanakan rangkaian ibadah mulai Arafah, Muzdalifah dan Mina,” katanya.

Baca Juga: Lebih Sedikit, 16 Jamaah Haji Meninggal di Mina dalam 2 Hari Terakhir

Data jamaah yang meninggal dunia di Tanah Suci pertama Suhari Abu Subari (88) laki-laki Kloter 14, alamat Jorong Koto Bakti Kurnia Selatan - Sungai Rumbai Kab. Dharmasraya meninggal pada 22 Juli di RSAS Madinah dengan diagnona Respiratory Diseases (gangguan pernapasan di bagian paru-paru) dimakamkan di Baqi.

Kemudian Layong Kara Ayub (72) berjenis kelamin laki-laki Kloter 16, alamat Sungai Durian - VII Koto Kabupaten Padang Pariaman meninggal 29 Juli di RSAS Makkah diagnosa Respiratory Diseases (gangguan pernapasan di bagian paru-paru) dimakamkan di Sharaye.

Ketiga, Zaini Sirin Hamid (70) Laki-Laki Kloter 18, alamat Rawang Ketaping No.5 Rt 003 Rw 005 Pasar Ambacang - Kuranji Kota Padang, meninggal 4 Agustus meninggal di Pemondokan di Makkah diagnosa Cardiovascular Diseases (Gangguan jantung atau penyempitan pembuluh darah di jantung) dimakamkan di Sharaye.

Haji 2019

Sementara dua jamaah Bengkulu atas nama Muslimin Ahlul Separdam (74) laki-laki alamat Gang Teratai 07 RW 02 Pasar ujung Kabupaten Kepahiang-Bengkulu, wafat 8 Agustus, RSAS Makkah penyebab meninggal Cardiovascular Diseases, dimakamkan Sharaye.

Kemudian Amariah Hasan Sadini (64) wanita, alamat Jl. DI. Panjaitan No. 199 RT. 02 RW. 04 Talang Benih –Curub Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu, wafat 12 Agustus meninggalnya Mina, dimakamkan Sharaye.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini