nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khutbah Wukuf Haji 2019: Banyak Berdoa untuk Kebaikan Diri hingga Bangsa

Widi Agustian, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 16:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 10 394 2090241 khutbah-wukuf-haji-2019-banyak-berdoa-untuk-kebaikan-diri-hingga-bangsa-K66K7Wm3zv.jpg Jamaah haji Indonesia menyimak khutbah wukuf di Arafah. (Foto: Darmawan/MCH 2019)

ARAFAH – Dalam khutbah wukuf haji, para tamu Allah Subhanahu wa ta'ala diajak banyak berzikir dan berdoa untuk kebaikan diri, keluarga, serta bangsa dan negara. Hal ini sebagaimana disampaikan Naib Amirul Hajj KH A Bunyamin Ruhiyat saat memberikan Khutbah Wukuf Haji 2019 di Arafah.

"Selama melaksanakan ibdah haji kita dianjurkan, bahkan diperintahkan, untuk memperbanyak zikir, mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala," kata KH Bunyamin, Sabtu (9/8/2019).

Baca juga: Khutbah Wukuf 2019 Mengusung Tema 'Menggapai Haji Mabrur di Arafah' 

Ia melanjutkan, dalam berzikir, jamaah haji akan menemukan ketenangan dan kedamaian. Oleh karena itu, manfaatkan keberadaan di tempat-tempat dan waktu-waktu mustajab untuk berzikir dan berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Menag Lukman Hakim Saifuddin menyimak khutbah wukuf di Arafah. (Foto: Darmawan/MCH 2019)

KH Bunyamin mengatakan, semua jamaah haji yang datang ke Tanah Suci mendapat panggilan Allah Subhanahu wa ta'ala. Mereka pun disebut dhuyufurrahman, atau dhuyufullah, tamu Allah.

Baca juga: Menag Ucapkan Selamat Idul Adha 1440H kepada Seluruh Umat Islam 

Ia menerangkan, hal ini sebagaimana riwayat Abu Hurairah yang disinyalir sebagai sabda Rasulullah:

"Para jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, Allah akan mengabulkan doa mereka. Dan bila mereka memohon ampunan, Allah akan mengampuni mereka."

KH Bunyamin menjelaskan, sebagai ungkapan kegembiraan memenuhi undangan Allah Subhanahu wa ta'ala, jamaah haji disyariatkan memperbanyak bacaan talbiah.

Baca juga: Menag Pastikan Jamaah Haji Puas dengan Layanan Makanan di Arafah 

Jamaah haji Indonesia menyimak khutbah wukuf di Arafah. (Foto: Darmawan/MCH 2019)

Bacaan talbiah, jelas KH Bunyamin, sesungguhnya sebuah pengakuan atas panggilan Allah Subhanahu wa ta'ala. Di situ juga terkandung ketulusan jamaah haji dalam memenuhi panggilan Allah dengan meneguhkan tauhid, seraya memuji Allah atas segala anugerah nikmat yang diberikan.

"Hanya dengan ketulusan dan keikhlasan Allah akan mengabulkan segala amal ibadah kita. Innama yataqobbalullahu minal muttaqin," papar KH Bunyamin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini